Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo Ungkap Transisi Kepemimpinan Indonesia Dipuji Dunia

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke pemerintahan yang dipimpinnya mendapat pujian dari dunia internasional.

Hal ini, menurut Prabowo, mencerminkan kedewasaan politik dan kematangan demokrasi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

“Saya ingin menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahan yang saya pimpin berjalan dalam semangat persatuan, penuh kehormatan, dan kedewasaan politik,” kata Prabowo dilansir dari tayangan video, Jumat.

Baca Juga :  Mahfud Md Pastikan Kasus Panji Gumilang Ditangani Serius, Fokuskan Tiga Hal Ini

Ia menegaskan, keberhasilan transisi yang damai dan lancar ini menjadi bukti bahwa demokrasi Indonesia telah tumbuh matang dan kuat.

“Peralihan kepemimpinan yang diakui dunia sebagai peralihan yang lancar dan sangat baik adalah bukti bahwa demokrasi kita matang dan kuat. Tidak semua negara mampu melaksanakan transisi-transisi kepemimpinan dengan baik dan lancar seperti di Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemimpin-pemimpin dunia kerap menunjukkan kekaguman terhadap proses transisi di Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan kunjungan luar negeri, ia kerap menerima pertanyaan terkait rahasia keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas politik selama masa transisi.

Baca Juga :  Diunggah Ahmad Sahroni NasDem, Pria Bercelana Loreng Pukul Jukir Viral, Kapuspen TNI: Tanyakan Dia Satuannya

“Di mana-mana ketika saya berada di luar negeri, banyak pemimpin negara sahabat bertanya kepada saya, ‘How did you do it? How did Indonesia manage?’” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo menyatakan bahwa kunci keberhasilan tersebut terletak pada karakter khas demokrasi Indonesia yang mengedepankan kesejukan dan persatuan, berbeda dengan praktik demokrasi yang penuh pertentangan di negara lain.

“Saya sampaikan ke mereka, kita berhasil karena kita menganut demokrasi yang khas Indonesia. Demokrasi yang sejuk, demokrasi yang mempersatukan. Bukan demokrasi yang saling gontok-gontokan, saling menjatuhkan, saling maki-memaki, saling menghujat, bukan demokrasi yang saling membenci,” jelasnya.

Baca Juga :  Momen Tegas Prabowo Minta Ganti Direksi BUMN yang Berwatak Pemalas dan Tak Berprestasi

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa demokrasi Indonesia berakar dari nilai-nilai luhur bangsa yang diwariskan oleh para leluhur, mencerminkan budaya gotong royong dan kekeluargaan yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Nusantara.

“Inilah yang harus kita pegang teguh. Demokrasi warisan nenek moyang kita adalah demokrasi yang sesuai dengan budaya kita: budaya kekeluargaan, budaya gotong royong, budaya mikul dhuwur mendhem jero, budaya saling mengisi, saling mendukung, tepo seliro, budaya menahan diri, budaya yang iso rumongso, bukan rumongso iso,” pungkas Presiden Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...