Sabtu, Oktober 3, 2026

Rentetan OTT Bupati Pemalang, Ajudan Ketua KPK dan Ayahnya Jadi Tersangka

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam pengembangan kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang.

Menariknya, perkara tersebut tidak hanya menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, tetapi juga seorang staf administrasi KPK yang diketahui bertugas sebagai ajudan Ketua KPK.

Kasus tersebut terbagi dalam dua klaster penyidikan, yakni dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Pemalang terhadap bawahannya dan pihak swasta, serta dugaan pemerasan yang dilakukan oknum pegawai KPK terhadap sang bupati.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, status perkara resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan setelah dilakukan gelar perkara pada Rabu (29/7/2026) malam.

Baca Juga :  KUA jadi Tempat Nikah Semua Agama, Menag: Jangan Buru-buru, Tenang Aja

“Bahwa atas perkara tersebut tadi malam telah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa atas perkara ini naik ke tahap penyidikan untuk dua klaster perkara,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

Menurut Budi, klaster pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan yang dilakukan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro kepada jajaran pemerintah daerah serta sejumlah pihak swasta.

Sementara klaster kedua menyangkut dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum pegawai KPK terhadap Anom Widiyantoro.

Baca Juga :  Jokowi Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, TNI-Polri Berikut Intel Disebar hingga Patung Kuda

“Klaster pertama terkait dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Pemalang kepada jajaran di bawahnya dan juga para pihak swasta. Kemudian, klaster kedua adalah dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh oknum KPK kepada Bupati Pemalang,” ujar Budi.

Berdasarkan alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Mereka yakni Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (AWI), ajudan yang juga staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), Mohamad Haris (GHA) yang merupakan pihak swasta sekaligus orang kepercayaan bupati, serta Lilik Budi Suprianto (LBS), pihak swasta yang juga ayah dari DIS.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Panggil Firli Bahuri sebagai Tersangka, Jumat Mau Diperiksa di Bareskrim

“Atas dua klaster penyidikan tersebut berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, penyidik kemudian telah menetapkan empat orang sebagai tersangka,” jelasnya.

Keempat tersangka telah menjalani pemeriksaan intensif dan resmi ditahan oleh KPK mulai Kamis (30/7/2026).

Budi menegaskan, keterlibatan pegawai internal tidak akan mengurangi komitmen lembaganya dalam menegakkan hukum secara profesional dan tanpa pandang bulu.

“Hal ini sebagai wujud komitmen KPK untuk memastikan tegaknya tiang integritas baik pada kelembagaan KPK ataupun pada setiap insan Komisi Pemberantasan Korupsi,” tegas Budi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...