Rabu, Juni 10, 2026

Respon Polda Jabar soal Ancaman Pembunuhan dari Netizen terhadap Dedi Mulyadi

WIB

Aliansi.co, Bandung-Polda Jawa Barat (Jabar) merespon dugaan ancaman pembunuhan terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Polda Jabar siap menyelidiki pelaku pengancaman pembunuhan hingga penculikan terhadap keluarga Dedy Mulyadi.

Diketahui, Dedi Mulyadi mendapat ancaman pembunuhan dari seorang netizen yang disampaikan dalam komentar Live Chat Kang Dedi Mulyadi pada Senin (21/4/2025).

Pemilik akun dengan nama “Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!” mengancam akan membunuh Dedi Mulyadi dengan menggunakan bom bunuh diri hingga menculik keluarganya.

Baca Juga :  Puncak Diterjang Banjir, Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Perkebunan Teh

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya telah memantau dugaan pengancaman pembunuhan terhadap kepala daerah yang biasa dipanggil Kang Dedi Mulyadi atau KDM.

“Kami memonitor dan apabila (ada) permintaan pemantauan, kami tim cyber siap membantu beliau DM (Dedi Mulyadi) selaku pelapor,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Rabu (23/4/2025).

Menurut Hendra, apabila KDM melaporkan perbuatan mengancam itu ke pihak berwajib, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Terlebih, KDM menerima ancaman pembunuhan itu berulang kali.

Baca Juga :  Geger Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Tawarkan Potongan Daging untuk Dibeli Tetangga

“Bila melaporkan secara resmi kami lakukan penyelidikan dan penyidikan kepada pengancam beliau selaku pelapor,” ujarnya.

Hendra pun mengimbau kepada netizen agar bijak dalam berkomentar dan menanggapi sebuah informasi.

Menurutnya, komentar bersifat ancaman berisiko berhadapan dengan hukum.

“Imbauan kepada netizen dalam berkomentar dan menanggapi sebuah berita agar lebih bijaksana dan berperilaku baik, karena merugikan ruang publik,” katanya.

Di akun media sosial Instagram miliknya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ancaman pembunuhan bukan hal yang baru baginya.

Baca Juga :  Viral Minta AC ke Bos Kasur, Lurah Jatiraden Bekasi Disanksi Administratif 

Bahkan, dia pernah menerima ancaman pembunuhan setelah menutup tambang ilegal di Kabupaten Subang.

Meskipun demikian, Dedi tetap merespons dengan tenang terhadap caci maki, hinaan, dan ancaman yang dialamatkan padanya.

Dedi juga menyatakan bahwa dia telah terbiasa dengan berbagai caci maki, hinaan, ancaman, dan bahkan upaya pembunuhan yang pernah dilakukan terhadap dirinya.

Dia tidak akan melaporkan orang-orang yang menghina dirinya di depan umum karena telah terbiasa dengan situasi tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...