Sabtu, Juli 4, 2026

Ribuan Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah, Kemenag: Kita Sudah Protes Keras

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) angkat bicara terkait tayangan video ribuan jemaah haji Indonesia yang terlantar dan tertahan hingga berjam-jam di Muzdalifah, Arab Saudi, pada Rabu (28/6/2023) dinihari hinga sore hari waktu setempat.

Kejadian itu, disebut Kemenag menjadi tanggungjawab Mashariq sebagai pihak yang ditunjuk melayani jemaah haji di Muzdalifah dan Mina.

Baca Juga :  Kemenag Polisikan Peretasan Runing Text di Asrama Haji dengan Tulisan "Plt Wali Kota Bekasi Bobrok"

“Kita sudah sampaikan protes keras ke Mashariq terkait persoalan yang terjadi di Muzdalifah. Kita juga meminta agar tidak ada persoalan dalam penyediaan layanan di Mina,” kata Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (28/6/2023) malam.

Hilman pun menyesalkan kelambanan Mashariq dalam menyiapkan layanan jemaah haji di Muzdalifah dan Mina.

Baca Juga :  Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Haji 2023, Kemenag Segera Bahas dengan DPR

Jemaah haji yang terlantar, kata dia, akibat proses pemberangkatan jemaah dari Muzdalifah ke Mina mengalami keterlambatan.

Selain itu, layanan konsumsi di Mina juga tidak terdistribusi dengan baik dan lancar.

“Potensi lainnya adalah ketersediaan kasur yang tidak sesuai jumlah jemaah,” bebernya.

“Kita akan terus kawal ini, agar Mashariq bergerak lebih cepat dalam penyiapan layanan bagi jemaah haji,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka, Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Belum Ditahan KPK, Ini Alasannya

Hilman pun mendesak Mashariq segera mengambil keputusan cepat dalam mengantisipasi setiap potensi munculnya masalah.

Sehingga, potensi yang ada bisa segera diselesaikan dan tidak merugikan jemaah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...