Sabtu, Oktober 3, 2026

Sadis! Satu Keluarga Tewas Dibantai Anak di Bawah Umur, Lalu Mayat Korban Diperkosa

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Tak perlu lama, polisi mengungkap pembunuhan sadis terhadap satu keluarga yang menggegerkan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (6/2/2024).

Pelaku pembunuhan ternyata seorang remaja berinisial J (16) yang merupakan tetangga korban.

Anak di bawah umur ini membunuh lima orang dalam satu keluarga.

Kelima korban yakni ayah bernama WA (34), istrinya bernama SW (33) lalu tiga anaknya bernama RJS (14), VD (10), dan ZA (2,5).

Baca Juga :  8 Tahanan yang Kabur dari Polsek Tanah Abang Ditangkap, 6 Orang Lagi Masih Diburu

Tak hanya membunuh, pelaku juga memperkosa anak pertama korban yang saat itu sudah tewas dan menjadi mayat.

“Pelaku merupakan seorang remaja berusia 16 tahun berinisial J, pelaku masih di bawah umur kelas 3 SMK, 20 hari lagi baru usianya 17 tahun,” ujar Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Supriyanto melalui keterangan persnya, dikutip Rabu (7/2/2024).

Baca Juga :  Polisi Buru Bandar Judol yang Diduga Setoran ke Pegawai Komdigi, Ini Sosoknya

Supriyanto mengatakan pembunuhan itu berawal usai pelaku pesta minuman keras (miras) bersama sejumlah temannya.

Menjelang tengah malam, pelaku pulang diantar oleh teman-temannya karena kondisinya sudah mabuk.

“Jadi sebelum kejadian ini pelaku minum-minuman keras bersama temannya hingga mabuk. Kemudian pulang setengah 12 malam diantar sama temannya, begitu sampai di rumah muncullah niat itu (membunuh),” terangnya.

Baca Juga :  Peneliti BRIN yang Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah Resmi Dipolisikan

Supriyanto mengungkapkan, dari keterangan pelaku motif pembunuhan tersebut karena dendam dari beberapa permasalahan.

Permasalahan dipicu mulai dari persoalan ayam hingga korban disebut meminjam helm pelaku tapi tidak dikembalikan selama 3 hari.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...