Sabtu, Agustus 15, 2026

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

WIB

Sementara itu, dalam sidang sebelumnya, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rizal, turut memberikan keterangan mengenai pertemuan sejumlah pengusaha impor dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama.

Rizal menjelaskan bahwa pertemuan yang berlangsung di Hotel Borobudur itu dilakukan pada masa transisi kepemimpinan dari Askolani kepada Djaka Budhi Utama.

“Peralihan pimpinan. Dirjen Bea Cukai yang sebelumnya Askolani menjadi Pak Djaka. Beliau berlatar belakang TNI,” ujar Rizal di hadapan majelis hakim.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka, Penodong Pistol ke Sopir Taksi Online di Tol Tomang Warga Bojongsari Depok

Menurut Rizal, Djaka saat itu perlu memperoleh gambaran langsung mengenai dunia kepabeanan dan proses bisnis impor-ekspor karena baru memimpin institusi tersebut.

“Seperti apa prosedur pengeluaran barang, seperti apa proses bisnis dalam importasi maupun eksplorasi, seperti itu,” kata Rizal.

Ia menambahkan, isu impor saat itu menjadi perhatian publik dan ramai dibahas di media sosial, termasuk terkait PT Blueray Cargo.

Baca Juga :  Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Tersangka, Dijerat Pasal Pemerasan hingga Gratifikasi

Karena itu, Rizal mengaku mempertemukan Djaka dengan sejumlah pelaku usaha agar dapat mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi.

“Nah, akhirnya kami pertemukanlah beliau di Hotel Borobudur untuk mendengar langsung bagaimana proses bisnis pekerjaan mereka,” kata Rizal.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Rizal, Djaka meminta seluruh pihak tetap menjalankan usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Geger Polisi Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Polri Janji Proses Hukum Tanpa Tebang Pilih

“Pak Djaka menyampaikan bahwasanya kerjalah kalian sesuai ketentuan. Jangan mikirkan kita, tidak ada urusan dengan apa pun,” ujar Rizal.

Rizal juga menegaskan bahwa Djaka tidak memiliki niat mempersulit pelaku usaha, melainkan ingin mendorong kepatuhan terhadap aturan kepabeanan dan cukai.

“Beliau itu prinsipnya bukan mau mematikan pengusaha, baik pabean maupun cukai. Tapi bagaimana kita agar membina agar mereka bekerja dengan baik sesuai aturan,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...

Maling Congkel Jendela Rumah Warga Gandaria Utara, Laptop-HP hingga Uang Digondol

Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku menggondol laptop, telepon...