Sabtu, Juli 4, 2026

Ternyata Jokowi Tahu Oknum Kejaksaan yang Bermain Proyek dan Bisnis Barang Seludupan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Jokowi mengingatkan jajaran Kejaksaan wajib bekerja dengan bersih dan akuntabel dengan kewenangan yang dimiliki.

Jokowi tahu ada oknum aparat Kejaksaan kerap melakukan tindakan tidak terpuji yang mempermainkan hukum, bermain proyek, hingga berbisnis barang impor seludupan.

“Jangan ada lagi aparat Kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum, yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor, dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya. Meskipun sekali lagi saya tahu ini oknum,” kata  Jokowi saat HUT ke-63 Bhakti Adhyaksa di Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7/2023).

Baca Juga :  Jokowi Sahkan Perubahan UU Kementerian Negara, Untuk Apa?

Jokowi mengatakan, pesan itu tidak hanya untuk aparat Kejaksaan. Pesan itu juga untuk semua aparat penegak hukum mulai dari Polri, KPK hingga pengawas auditor dari pusat sampai daerah.

“Dan pesan saya ini juga berlaku bukan hanya untuk aparat Kejaksaan tetapi untuk semua aparat penegak hukum kita termasuk Polri, KPK, termasuk pula pengawas auditor baik di tingkat pusat maupun di daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sampaikan Tiga Kesimpulan KTT ke-42 ASEAN

Jokowi juga mengingatkan jajaran Kejaksaan untuk bekerja secara profesional, mengingat kewenangan yang dimiliki sangat besar.

“Kita tahu kewenangan Kejaksaan itu sangat besar, sekali lagi, kewenangan kejaksaan itu sangat besar. Kewenangan penyidikan, kewenangan penuntutan, kewenangan perampasan dan pengembalian aset, dan masih ada kewenangan-kewenangan lainnya,” kata Jokowi.

“Kewenangan besar itu harus dimanfaatkan secara benar, harus dimanfaatkan secara profesional dan secara bertanggung jawab,” sambungnya.

Baca Juga :  Jokowi: Hari Minggu Siang Saya Akan Pulang ke Solo
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...