Sabtu, Oktober 3, 2026

Ternyata Jokowi Tahu Oknum Kejaksaan yang Bermain Proyek dan Bisnis Barang Seludupan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Jokowi mengingatkan jajaran Kejaksaan wajib bekerja dengan bersih dan akuntabel dengan kewenangan yang dimiliki.

Jokowi tahu ada oknum aparat Kejaksaan kerap melakukan tindakan tidak terpuji yang mempermainkan hukum, bermain proyek, hingga berbisnis barang impor seludupan.

“Jangan ada lagi aparat Kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum, yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor, dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya. Meskipun sekali lagi saya tahu ini oknum,” kata  Jokowi saat HUT ke-63 Bhakti Adhyaksa di Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7/2023).

Baca Juga :  Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Mulai Hari Ini Beralih jadi Endemi

Jokowi mengatakan, pesan itu tidak hanya untuk aparat Kejaksaan. Pesan itu juga untuk semua aparat penegak hukum mulai dari Polri, KPK hingga pengawas auditor dari pusat sampai daerah.

“Dan pesan saya ini juga berlaku bukan hanya untuk aparat Kejaksaan tetapi untuk semua aparat penegak hukum kita termasuk Polri, KPK, termasuk pula pengawas auditor baik di tingkat pusat maupun di daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral, Prabowo: Saya Kebagian Enaknya Aja

Jokowi juga mengingatkan jajaran Kejaksaan untuk bekerja secara profesional, mengingat kewenangan yang dimiliki sangat besar.

“Kita tahu kewenangan Kejaksaan itu sangat besar, sekali lagi, kewenangan kejaksaan itu sangat besar. Kewenangan penyidikan, kewenangan penuntutan, kewenangan perampasan dan pengembalian aset, dan masih ada kewenangan-kewenangan lainnya,” kata Jokowi.

“Kewenangan besar itu harus dimanfaatkan secara benar, harus dimanfaatkan secara profesional dan secara bertanggung jawab,” sambungnya.

Baca Juga :  Besok Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju, Ini Bocorannya
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...