Sabtu, Oktober 3, 2026

Resmikan Flyover Madukoro, Prabowo Minta Proyek Infrastruktur Harus Sesuai Spesifikasi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh proyek infrastruktur yang menggunakan uang rakyat harus memiliki kualitas yang baik.

Karena itu, Prabowo meminta agar pembangunan yang dilakukan harus sesuai spesifikasi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (11/12/2024).

“Saya ingatkan untuk kesekian kalinya, bahwa setiap rupiah uang rakyat harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” kata Prabowo dilansir dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/12/20240).

Baca Juga :  Prabowo Didorong Jadwalkan Pertemuan dengan La Nyalla Dkk, Untuk Apa?

“Yakinkan bahwa semua yang dibangun adalah sesuai spesifikasi, yakinkan bahwa semua efisiensi dan kualitas dipertahankan. Berilah yang terbaik sehingga kemampuan negara dan bangsa sebesar-besarnya bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat kita,” sambungnya.

Prabowo juga berharap Flyover Madukoro dapat memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan konektivitas, dan menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi di Kota Semarang dan Jawa Tengah.

Baca Juga :  DPR Sebut Marketplace Gagasan Menteri Nadiem Makarim Tidak Menjawab Derita Guru Honorer

“Kita mengerti bahwa infrastruktur adalah penting untuk membuka konektivitas, memperlancar arus lalu lintas, dengan demikian memacu pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan flyover tersebut.

Flyover Madukoro dirancang untuk mengurangi kemacetan di salah satu titik paling padat di Kota Semarang, sekaligus memperkuat akses antarwilayah.

Baca Juga :  Momen Presiden Prabowo Minta Perampok Uang Rakyat Dihilangkan

Infrastruktur ini dipandang sebagai bagian dari langkah besar pemerintah dalam mewujudkan konektivitas yang lebih baik di Jawa Tengah.

“Semoga infrastruktur ini, prasarana ini, bermanfaat dan berguna tidak hanya untuk rakyat Semarang, tapi juga rakyat Jawa Tengah semuanya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...