Sabtu, Juli 4, 2026

Ada Kapolda hingga Pangdam, Gubernur Koster Terang-terangan Tolak GRIB Jaya di Bali

WIB

Aliansi.co, Bali- Gubernur Bali Wayan Koster terang-terangan menyatakan menolak kehadiran ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, di Bali.

Koster menegaskan, ormas yang dipimpin Rosario de Marshall alias Hercules itu tidak dibutuhkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Bali.

Pernyataan ini disampaikan Wayan Koster dalam pertemuan resmi perayaan Hari Purnama yang digelar di rumah jabatan Gubernur Bali, Senin (12/5/2025).

Baca Juga :  Mudik Naik Motor, Suami Tak Sadar Istri Tertinggal di Brebes, Akhirnya Putar Balik dari Pekalongan

Dalam acara ini turut hadir Kapolda Bali, Ketua DPRD Bali, Kajati Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Danrem 163/Wira Satya, Kepala BIN Daerah Bali, dan Pangdam IX/Udayana.

“Tidak akan diterima, pemerintah daerah berhak menolak sesuai kebutuhan dan pertimbangan di daerah,” kata Koster dalam acara jumpa pers di rumah jabatan Gubernur Bali, Senin.

Baca Juga :  Buruh Wanita di Cikarang Ungkap Modus Ancaman Putus Kontrak karena Tolak Atasan Mesum di Hotel

Koster mengungkapkan, saat ini ormas GRIB Jaya belum terdaftar secara resmi di Pemprov Bali.

Sehingga, segala bentuk kegiatan dan operasional ormas tersebut akan dianggap ilegal dan tidak diakui oleh pemerintah daerah maupun masyarakat Bali.

Koster juga menekankan, bahwa Bali tidak membutuhkan ormas yang berkedok menjaga keamanan dan ketertiban dengan tindakan premanisme.

Baca Juga :  Dipimpin Menko BG, Satgas Terpadu Operasi Premanisme Sikat Ormas Pengganggu Investor

Dia menegaskan, menjaga keamanaan dan ketertiban merupakan tugas dan kewenangan lembaga negara yakni TNI-Polri.

Selain itu, Bali juga memiliki lembaga berbasis adat seperti pecalang untuk menjaga kearifan lokal, budaya dan sosial.

“Lembaga berbasis adat sudah sangat memamadai untuk menangani kemanan dan ketertiban wilayah desa adat se-Bali,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...