Sabtu, Oktober 17, 2026

BNNK Jakarta Selatan Gagalkan Penyeludupan 1,4 Kg Ganja dari Riau, Pemilik Kabur dan Masuk DPO

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan berhasil menggagalkan distribusi paket ganja seberat 1,4 Kilogram dari Kota Pekanbaru, Riau.

Sayangnya, BNNK tidak menemukan alamat maupun penerima paket ganja tersebut.

Kepala BNNK Jakarta Selatan Kombes Gazali Ahmad mengatakan, pada 6 April 2023 mendapat informasi adanya pengiriman paket ganja melalui jasa ekspedisi tujuan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Baca Juga :  Surat Telegram Kapolri, 55 Pati Polri Dirotasi dan 6 Kapolda Diganti

“Setelah kita terima informasi, teman-teman langsung segera karena jangan sampai paket tiba langsung diambil pemiliknya,” kata Gazali saat merilis kasus ini, Jumat (14/4/2023).

Setelah ditelusuri, paket tersebut berada di wilayah Tangerang. Di sana, petugas BNNK Jakarta Selatan mendapati dua paket ganja.

Alamat yang tertera pada kedua paket ganja tersebut berbeda, namun dengan nama penerima yang sama.

Petugas BNNK kemudian bekerja sama dengan pihak jasa ekspedisi untuk memancing penerima mengambil paket ganja tersebut.

Baca Juga :  Geger Pengrajin Mebel di Ciracas Dibunuh Selingkuhan Istri, Sempat Duel dengan Anak Korban

“Kita adakan namanya control delivery, kita coba selama 3 hari. Kita menunggu siapa yang akan mengambil barang ini,” ujar Gazali.

“Lalu selama itu juga kurir dari jasa pengiriman barang antar barang seperti biasa mencari alamat. Rupanya setelah tiba di kelurahan tersebut, alamatnya fiktif. RT dan RW ada, tapi nomor rumah tidak ada,” tambahnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Eksploitasi Seksual Anak, Transaksi Lewat Telegram dengan Omzet Rp 9 Miliar

Setelah tujuh hari menunggu, penerima paket ganja tak juga menampakkan diri. BNNK pun memutuskan untuk menyita paket ganja seberat 1,4 Kg tersebut.

“Sebenarnya kita mau lebih dalam lagi untuk menggali siapa sebenarnya yang meminta paket berisi narkotika golongan 1 jenis ganja. Namun upaya kita sudah maksimal, si penerimanya tidak muncul,” tutur Gazali.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...