Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemkot Jaktim Segera Bangun Septic Tank Komunal Penghasil Biogas, Perdana Tiga Lokasi Ini

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin rapat koordinasi terkait sosialisasi program Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau Open Defecation Free (ODF) dengan pemanfaatan teknologi tepat guna.

Rapat ini sebagai tindak lanjut dari program pembangunan septic tank komunal yang direncanakan akan memanfaatkan kotoran manusia sebagai bahan baku biogas.

“Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari buang air besar sembarangan, serta memanfaatkan limbah tersebut untuk menghasilkan energi terbarukan berupa biogas,” kata Munjirin saat dikonfirmasi, Rabu (9/7/2025).

Dalam rapat koordinasi, pihaknya juga membahas perkembangan pembangunan septic tank komunal yang sudah disosialisasikan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Kampung Rambutan, dan Kelurahan Pekayon.

Baca Juga :  Tinjau Proyek Pompa Kemang, Heru Budi: Mudah-mudahan Maret Selesai

Munjirin menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas WC komunal ini tidak hanya untuk mengurangi buang air besar sembarangan, tetapi juga akan mengolah kotoran yang dihasilkan untuk menjadi biogas.

Biogas ini nantinya akan dialirkan kembali ke rumah-rumah penduduk, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi yang ramah lingkungan.

“Pembuatan WC komunal ini sekaligus dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Kotoran yang dihasilkan akan diolah, dan biogas yang keluar dapat disalurkan kembali ke rumah-rumah warga,” kata Munjirin

Baca Juga :  Kemacetan Jakarta Kian Parah, Gubernur Pramono Diminta Evaluasi Kadishub

Diungkapkannya, tiga lokasi yang dipilih sebagai model proyek SBS/ODF ini, yaitu Rusun Milik (Rusunami) di Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Kampung Rambutan, dan Kelurahan Pekayon, dipandang sebagai daerah yang membutuhkan perhatian khusus terkait sanitasi dan kebersihan lingkungan.

Melalui pembangunan septic tank komunal yang terintegrasi dengan sistem biogas, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

“Pemilihan tiga lokasi ini sebagai proyek percontohan bertujuan untuk menggerakkan masyarakat dalam mengatasi masalah Buang Air Besar Sembarangan dan menuju lingkungan yang lebih sehat. Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan ramah lingkungan,” lanjut Munjirin.

Baca Juga :  Hemat Gas-Hidup Sehat, Warga Jaktim Sambut Septic Tank Komunal Biogas

Munjirin menegaskan, pembangunan fasilitas WC komunal ini akan dimulai pada Juli 2025 dan diharapkan sudah dapat beroperasi pada minggu ketiga atau keempat di bulan yang sama.

Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk memperluas proyek ini ke kecamatan-kecamatan lainnya jika hasil di tiga lokasi tersebut menunjukkan dampak positif yang signifikan.

“Mudah-mudahan, pada Juli minggu ketiga atau keempat, minimal sudah bisa berjalan. Ketiga lokasi ini sudah siap, dan kami berharap bisa segera dilaksanakan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...