Selasa, September 1, 2026

Hemat Gas-Hidup Sehat, Warga Jaktim Sambut Septic Tank Komunal Biogas

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, meninjau langsung pembangunan septic tank komunal berbasis teknologi tepat guna di tiga titik lokasi di wilayah Jakarta Timur.

Tiga lokasi yang dikunjungi Munjirin yakni, Rusunami Bidara Cina di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara; Jalan H. Said RT 002 RW 01, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas; serta Jalan Delta RT 004 RW 08, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.

Dari ketiga titik tersebut, sebanyak 782 kepala keluarga (KK) diperkirakan akan merasakan manfaat dari fasilitas sanitasi ini.

Baca Juga :  OTT di Blok M Jaksel, Empat Jukir Liar Terjaring Petugas Gabungan

Pembangunan septic tank komunal dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pembangunan fasilitas ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2025. Dengan begitu, pemanfaatan gas hasil olahan kotoran manusia dapat mulai dirasakan warga pada pertengahan September mendatang,” ujar Munjirin, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, teknologi biogas ini juga memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi warga.

Baca Juga :  Disematkan Pin Kuku Macan, Gubernur Jakarta Terpilih Kini Dipanggil Bang Anung

“Dari warga kita tampung, lalu akan disalurkan kembali ke warga. Manfaatnya, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas,” ujarnya.

Munjirin juga menekankan bahwa pemanfaatan biogas dari septic tank komunal dapat membantu mengurangi polusi udara yang biasanya dihasilkan oleh sistem pembuangan konvensional.

Ia menyebut program ini sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga :  Wali Kota Jaktim Ajak Emak-emak Majelis Taklim Jaga Kampung

“Kotoran manusia, seperti yang sudah dimanfaatkan di negara-negara maju, adalah potensi energi yang tidak akan habis dan harus bisa dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai kehidupan yang higienis,” paparnya.

Salah satu warga RW 08 Kelurahan Pekayon, Sucipto, mengaku senang dan menyambut baik pembangunan septic tank komunal ini.

”Kami senang ini manusiawi dan membantu kita untuk terus hidup higienis. Terima kasih Pak Wali Kota,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...