Selasa, September 1, 2026

Satpol PP Terjunkan Personil Atasi Kemacetan Imbas Proyek Galian Pipa di Jalan TB Simatupang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan personel gabungan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang proyek galian pipa PAM Jaya di Jalan TB Simatupang, khususnya di wilayah Cilandak dan Pasar Minggu.

Langkah ini diambil menyusul terjadinya kepadatan arus lalu lintas akibat penutupan sebagian badan jalan yang terdampak proyek infrastruktur tersebut.

Personil Satpol PP juga diterjunkan untuk menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi proyek.

Baca Juga :  Beasiswa ke Jepang Tembus Rp 910 Juta per Tahun, Rano Karno Tekankan Akuntabilitas

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti menjelaskan, petugas diterjunkan dalam dua shift setiap harinya untuk mengatur lalu lintas di sekitar proyek.

“Untuk pengaturan lalu lintas di Jalan TB Simatupang kita bagi dua shift, pagi dari jam 06.00 sampai 10.00 WIB, dan sore jam 16.00 sampai malam,” ujar Nanto saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, pada Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  WJS Peduli Ramadan, Jurnalis Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Dalam setiap shift, lanjut Nanto, sebanyak enam anggota Satpol PP ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan.

“Selain mengatasi kemacetan, plotingan anggota Satpol ini juga untuk menjaga dari pelanggaran ketertiban umum di sekitar proyek, seperti pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal dengan sebutan pak ogah,” ujarnya.

Adapun titik-titik yang menjadi fokus penjagaan meliputi simpang Trakindo, kawasan Cibis Park, SPBU Pertamina TB Simatupang, serta area sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Talavera.

Baca Juga :  Bulan Tertib Trotoar, Satpol PP Jaksel Sasar PKL dan Parkir Liar di Jalan Kemang Raya

Selain itu, petugas juga disiagakan di simpang Jalan Intan dan Jalan Intan Sedayu, simpang Fatmawati, serta putaran Jalan Antasari.

“Penempatan titik plotingan ini dalam rangka pengamanan sekaligus mengantisipasi pelanggaran ketertiban umum (trantibum),” pungkas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...