Selasa, Agustus 18, 2026

OTT Bea Cukai Berlanjut, KPK Temukan Koper Berisi Uang Rp 5 Miliar

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus bergulir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan lima koper berisi uang tunai senilai Rp 5 miliar di sebuah rumah di kawasan Ciputat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan uang tersebut ditemukan saat penyidik melakukan penggeledahan lanjutan setelah OTT pada 4 Februari 2026.

“Uang-uang yang ditemukan dan diamankan dalam penggeledahan tersebut diduga berasal dari proses-proses kepabeanan dan juga cukai yang sudah bercampur,” kata Budi dalam keterangannya, dikutip Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Ini Identitas dan Parpol 3 Anggota DPRD OKU yang Ditetapkan KPK Tersangka Suap Proyek PUPR

Menurut dia, temuan uang Rp 5 miliar itu merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan pengaturan jalur importasi barang.

KPK menduga terjadi praktik suap untuk meloloskan barang tertentu tanpa melalui pemeriksaan fisik sebagaimana prosedur yang berlaku.

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Mereka diduga melakukan pengondisian jalur importasi sehingga membuka peluang masuknya barang ilegal, termasuk barang palsu dan selundupan, tanpa pemeriksaan petugas Bea Cukai.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Langkat, Ditangkap di Tengah Rakernas APEKSI di Medan

Sebagai imbalannya, diduga terjadi penyerahan uang secara rutin kepada sejumlah oknum di lingkungan DJBC dalam periode Desember 2025 hingga Februari 2026.

Dalam pengembangan terbaru, KPK juga menetapkan seorang pejabat DJBC, Budiman Bayu Prasojo, sebagai tersangka.

Ia ditangkap di kantor pusat DJBC pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Viral Sehari, Bob Ichsan Pengedit Video Film Nefertiti Berwajah Jokowi Diciduk Polisi 

Penyidik kini mendalami kewenangan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (DitP2) DJBC, termasuk mekanisme kerja di bidang kepabeanan dan cukai yang diduga berkaitan dengan praktik suap tersebut.

Dalam OTT yang digelar awal Februari lalu, KPK mengamankan barang bukti dengan total nilai sekitar Rp 40,5 miliar dari sejumlah lokasi.

Barang bukti tersebut meliputi uang tunai dalam berbagai mata uang, logam mulia, serta satu unit jam tangan mewah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...