Selasa, Agustus 18, 2026

Prabowo Sentil Peserta Demo: Ditanya Tuntutan Tak Mengerti

WIB

Aliansi.co,Gorontalo– Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya peserta aksi demonstrasi yang disebut mengaku menerima bayaran Rp200 ribu.

Prabowo mengaku heran karena, berdasarkan cerita yang diterimanya, sebagian peserta bahkan tidak memahami isu yang menjadi alasan mereka turun ke jalan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Prabowo mengatakan dirinya mengetahui adanya pihak-pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi.

Meski demikian, ia menegaskan tidak mempermasalahkan penyampaian aspirasi melalui demonstrasi.

Baca Juga :  Program Andalan Presiden Prabowo Dimulai, 26 Provinsi Makan Bergizi Gratis Hari Ini

“Saudara-saudara sekalian, hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo,” kata Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ia kemudian menceritakan adanya peserta aksi yang disebut tidak dapat menjelaskan tuntutan demonstrasi saat ditanya.

Menurut Prabowo, mereka justru mengaku datang karena memperoleh imbalan uang.

“Ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti,” ujarnya.

Baca Juga :  Ribuan Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah, Kemenag: Kita Sudah Protes Keras

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kekompakan di tengah persaingan Indonesia dengan negara-negara lain.

Ia mengibaratkan bangsa Indonesia sebagai satu kesebelasan yang tengah bertanding dan membutuhkan dukungan dari para suporternya.

“Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak,” ucap Prabowo.

Menurut dia, kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan apabila terdapat kekurangan.

Namun, kritik tersebut sebaiknya disampaikan dengan tujuan memperbaiki, bukan menjatuhkan pihak yang sedang bekerja.

Baca Juga :  Baper Tak Diajak Jokowi, Bahlil Sarankan Mensos Risma Bagi-bagi Bansos Sendiri

“Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya mainnya kurang bagus, ya tetap disuporter. Nanti begitu sudah selesai pertandingan, baru dikoreksi,” kata Prabowo.

Prabowo menilai sikap gemar mencela atau merendahkan pihak sendiri ketika Indonesia sedang menghadapi tantangan justru dapat melemahkan semangat kebangsaan.

“Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin. Teman sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...