Sabtu, Oktober 3, 2026

Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Alasan ke Presiden Berobat Jantung

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya.

Nanik menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto dengan alasan harus menjalani pengobatan terkait penyakit jantung yang dideritanya.

Kabar pengunduran diri Nanik disampaikan melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026).

Dalam unggahan tersebut, Nanik mengungkapkan dirinya telah berpamitan kepada Presiden Prabowo dan meminta izin untuk menjalani perawatan di luar negeri.

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya,” tulis Nanik dalam unggahannya, Rabu.

Baca Juga :  Momen Nadiem Makarim Bacakan Teks usai Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Laptop

Nanik mengatakan dirinya berencana berangkat ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.

Ia menegaskan keputusan tersebut bukan karena meragukan kemampuan dokter di Indonesia, melainkan atas pilihan dan rekomendasi dari sahabatnya.

“Saya bukan tidak percaya dokter-dokter hebat di Indonesia, tetapi ini pilihan dan rekomendasi dari sahabat saya,” ujar Nanik.

Selain meminta izin untuk menjalani pengobatan, Nanik juga menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa dirinya harus mundur dari posisi Kepala BGN demi menjaga kondisi kesehatannya.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya,” katanya.

Baca Juga :  Singgung OTT KPK, Panglima Minta Prajurit di Basarnas Sekali Seminggu Pakai Seragam TNI

Menurut Nanik, Presiden Prabowo telah menerima keputusan tersebut.

Presiden, kata dia, juga menyatakan keprihatinan atas kondisi kesehatannya dan menyetujui pengunduran dirinya.

“Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui,” sambungnya.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menyebut Presiden Prabowo memintanya tetap ikut mengawasi jalannya program-program BGN.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan pemerintahan Prabowo yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  Mantan Panglima TNI Serang Balik Hercules, Tak Terima Sutiyoso Dikatai Bau Tanah

Nanik menekankan bahwa program MBG bukanlah program yang dibuat untuk kepentingan politik, melainkan upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan kabar pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang.

“Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Dirgayuza menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menerima pengunduran diri tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...