Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat meminta pengurus RT dan RW aktif mengawasi lingkungan sebagai upaya mencegah maraknya judi online (judol).
Pengawasan terutama diarahkan pada sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul atau nongkrong warga.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murtadho mengatakan, keterlibatan pengurus RT dan RW penting karena mereka merupakan unsur masyarakat yang paling dekat dengan aktivitas warga di lingkungan masing-masing.
“Untuk mengatasi judi online, kami minta kepada pengurus RT RW untuk aktif menjaga lingkungan. Awasi spot-spot yang biasa menjadi tempat nongkrong, seperti pos kamling, pojok-pojokan,” ujar Ali Murtadho, Jumat (21/8/2026).
Menurut Ali, pencegahan judi online tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah dan aparat penegak hukum.
Seluruh komponen masyarakat perlu terlibat untuk memperkuat upaya preventif dari tingkat lingkungan.
Ia menyebut unsur kelembagaan di tengah masyarakat dapat berperan sebagai sistem pengawasan awal terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengarah pada praktik judi online.
“Melibatkan seluruh elemen masyarakat merupakan wujud nyata dalam memperkuat benteng preventif. Unsur kelembagaan menjadi CCTV di tengah masyarakat,” katanya.
Ali mencontohkan, kalangan pemuda melalui karang taruna dapat diarahkan untuk menggelar berbagai kegiatan positif.
Aktivitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak muda sekaligus mengurangi potensi mereka terpapar judi online.
Selain itu, tokoh agama juga diminta mengambil peran melalui kegiatan keagamaan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya judi online.
“Misalnya, kalangan pemuda, seperti karang taruna, bisa melakukan kegiatan-kegiatan positif. Tokoh agama bisa melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan dengan menyampaikan materi tentang bahaya judol. Jadi semua terlibat,” ujar Ali.
Ia menegaskan, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terkecil.
Masyarakat diminta tidak membiarkan aktivitas yang berpotensi menjadi pintu masuk penyebaran judi online.
“Mari kita jaga lingkungan kita masing-masing dari ancaman judi online yang merusak tatanan sosial,” tuturnya. WJB
