Selasa, Agustus 25, 2026

Tunggakan PKB di Jaksel Tembus Rp120 Miliar, Camat dan Lurah Turun Tangan

WIB

Aliansi.co, Jakarta — Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jakarta Selatan mencapai Rp120,4 miliar.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan pun meminta jajaran kecamatan dan kelurahan turun membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan menyebarkan surat imbauan Belum Daftar Ulang Pajak Kendaraan Bermotor (BDU PKB).

Sebanyak 10.000 lembar surat imbauan BDU PKB akan didistribusikan kepada para wajib pajak di wilayah Jakarta Selatan.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim mengatakan, berdasarkan data ketetapan resmi, surat imbauan yang akan disebarkan tersebut mencakup potensi nilai ketetapan pajak hingga Rp120,4 miliar.

Baca Juga :  Bulan Dana PMI Jaksel Resmi Ditutup, Tembus Target Rp 10,1 Miliar

“Sebanyak 10.000 lembar surat imbauan BDU PKB ini akan dibantu distribusikan oleh jajaran kecamatan dan kelurahan kepada para wajib pajak di wilayah Jakarta Selatan,” kata Firmanuddin, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, pelibatan jajaran kewilayahan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Pemerintah, kata Firmanuddin, tidak hanya mengedepankan penagihan, tetapi juga pendekatan preventif dan edukatif agar masyarakat memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Bangga Program Satpol PP Goes to School Diterima Pelajar

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan jumlah kendaraan yang belum melakukan daftar ulang sekaligus meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Kepala Suku Badan Pendapatan Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan Hendarto mengatakan, penyampaian surat imbauan BDU PKB merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

“Kita ingin mendorong masyarakat agar segera memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Hendarto.

Baca Juga :  Ubah Konsep, Pemkot Jaksel Gelar Lomba untuk Anak di HBKB Taman Mataram

Dia menegaskan, kepatuhan pemilik kendaraan dalam membayar pajak tidak semata-mata merupakan kewajiban untuk memenuhi aturan hukum.

Pembayaran pajak juga menjadi bentuk kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah.

“Ini bukan sekadar pemenuhan aturan hukum, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam menopang pembangunan kota dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...