Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menginstruksikan jajarannya menggelar rapat untuk membahas tindak lanjut dan sanksi terhadap pihak restoran yang diduga membeton taman trotoar di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru.
Persoalan tersebut sebelumnya viral di media sosial lantaran area taman diduga digunakan sebagai akses kendaraan.
Camat Kebayoran Baru Rachmat Mulyadi mengatakan, rapat tersebut digelar atas instruksi wali kota untuk menentukan langkah penanganan terhadap persoalan taman trotoar yang telah dibeton.
“Pak Wali Kota menginstruksikan untuk dirapatkan di tingkat kota. Untuk waktu rapat, kami masih menunggu arahan Wali Kota,” ujar Rachmat saat dihubungi waratawan, Senin (24/8/2026).
Menurut Rachmat, pembahasan di tingkat kota diperlukan untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pemberian sanksi terhadap pihak yang diduga melakukan perubahan pada fungsi fasilitas trotoar tersebut.
Pemkot Jakarta Selatan sebelumnya telah menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan railing besi di depan restoran yang berada di lokasi tersebut.
Rachmat mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya meminta railing besi yang sempat dipasang di depan restoran untuk segera diangkat.
“Setelah menerima laporan kami tindaklanjuti dengan mengangkat railing besi di depannya dan dibuatkan surat pernyataan dari yang bersangkutan untuk tidak mengulangi hal serupa,” kata Rachmat.
Diberitakan sebelumnya, taman di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, viral di media sosial setelah diduga dicor dan dimanfaatkan sebagai area parkir mobil.
Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian dari Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Viralnya taman jadi lahan parkir bermula dari unggahan seorang warga di Threads yang menyoroti perubahan area di depan sebuah kedai kopi di Jalan Gunawarman.
Dalam unggahannya, akun @Calvinbudianto mempertanyakan luas lahan parkir di lokasi tersebut yang dinilainya tidak wajar.
“Kemarin ketemu yang janggal di depan coffe shop Gunawarman, kok rasanya lahan parkir mereka lebih luas,” tulis Calvinbudianto, dikutip Senin (24/8/2026).
