Kamis, Agustus 27, 2026

Bentuk Satgas Pengawas Rehabilitasi, BNNK Jaksel Klaim Jadi Proyek Percontohan

WIB

Aliansi.co,Jakarta – BNNK Jakarta Selatan membentuk Satgas Pengawasan Klien Rehabilitasi dengan melibatkan unsur masyarakat hingga aparat di tingkat wilayah.

Pembentukan satgas tersebut diklaim menjadi proyek percontohan inovasi rehabilitasi penyalahgunaan narkotika melalui kolaborasi antar-lembaga.

Satgas disebut melibatkan ketua RT/RW, serta unsur tiga pilar yang terdiri atas Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Kepala BNN Kota Jakarta Selatan Kombes Pol Bambang Yudistira mengatakan, satgas dibentuk pihaknya untuk membantu memastikan klien yang menjalani rehabilitasi, khususnya dalam proses hukum, tetap mengikuti program hingga selesai.

“Satgas bertugas membantu mengawasi klien yang menjalani rehabilitasi dalam proses hukum, menyampaikan informasi kepada BNN jika terdapat ketidakpatuhan, serta membantu memastikan program rehabilitasi diselesaikan hingga tuntas,” kata Bambang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga :  Hari Ini Water Mist di Kantor Wali Kota Jaksel Perdana Beroperasi, Disemprotkan Pagi dan Sore

Menurut Bambang, pembentukan satgas diperlukan karena tingkat kepatuhan penyelesaian rehabilitasi rawat jalan compulsory di BNN Jakarta Selatan pada 2025 masih rendah.

Dari seluruh klien yang menjalani program tersebut, tingkat kepatuhannya tercatat hanya 48,36 persen.

Kondisi itu mendorong BNNK Jakarta Selatan memperkuat pengawasan dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Agen pemulihan IBM di tingkat kelurahan diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendampingi sekaligus memantau klien rehabilitasi.

Baca Juga :  Peringati May Day 2025, Pemkot Jaksel Salurkan Santunan dan Paket Sembako kepada Buruh 

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para agen pemulihan IBM Kelurahan Bintaro yang dengan sukarela bersedia mengambil peran tambahan sebagai satgas pengawasan,” ujar Bambang.

Dia menilai keberhasilan rehabilitasi tidak dapat hanya mengandalkan BNN atau aparat penegak hukum.

Menurutnya, proses pemulihan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat.

Selain pengawasan berbasis masyarakat, BNNK Jakarta Selatan juga mengklaim telah  menyiapkan penguatan sistem pemantauan terhadap klien.

Baca Juga :  BNNK Jakarta Selatan Gagalkan Penyeludupan 1,4 Kg Ganja dari Riau, Pemilik Kabur dan Masuk DPO

Salah satunya melalui pengambilan data biometrik yang akan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

BNNK Jakarta Selatan juga akan menerapkan penggunaan gelang GPS bagi klien tertentu sebagai bagian dari upaya pemantauan selama menjalani proses rehabilitasi.

Tak hanya berfokus pada pengawasan, kata dia, pihaknya juga menyiapkan dukungan agar klien dapat kembali produktif setelah menjalani rehabilitasi.

“Klien akan mendapatkan pelatihan keterampilan usaha mandiri melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja,” kata dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...