Sabtu, Juli 4, 2026

BNNK Jakarta Selatan Gagalkan Penyeludupan 1,4 Kg Ganja dari Riau, Pemilik Kabur dan Masuk DPO

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan berhasil menggagalkan distribusi paket ganja seberat 1,4 Kilogram dari Kota Pekanbaru, Riau.

Sayangnya, BNNK tidak menemukan alamat maupun penerima paket ganja tersebut.

Kepala BNNK Jakarta Selatan Kombes Gazali Ahmad mengatakan, pada 6 April 2023 mendapat informasi adanya pengiriman paket ganja melalui jasa ekspedisi tujuan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Baca Juga :  Kasus KDRT di Depok Akhirnya Dihentikan, Kapolda Metro: Istri Diberikan Waktu untuk Kontemplasi

“Setelah kita terima informasi, teman-teman langsung segera karena jangan sampai paket tiba langsung diambil pemiliknya,” kata Gazali saat merilis kasus ini, Jumat (14/4/2023).

Setelah ditelusuri, paket tersebut berada di wilayah Tangerang. Di sana, petugas BNNK Jakarta Selatan mendapati dua paket ganja.

Alamat yang tertera pada kedua paket ganja tersebut berbeda, namun dengan nama penerima yang sama.

Petugas BNNK kemudian bekerja sama dengan pihak jasa ekspedisi untuk memancing penerima mengambil paket ganja tersebut.

Baca Juga :  Tolak Uji Materiil KUHAP, MK Ingatkan Polri Jaga Profesionalitas dan Integritas

“Kita adakan namanya control delivery, kita coba selama 3 hari. Kita menunggu siapa yang akan mengambil barang ini,” ujar Gazali.

“Lalu selama itu juga kurir dari jasa pengiriman barang antar barang seperti biasa mencari alamat. Rupanya setelah tiba di kelurahan tersebut, alamatnya fiktif. RT dan RW ada, tapi nomor rumah tidak ada,” tambahnya.

Baca Juga :  Fokus Berlebihan, 3 Mantan Pejabat Ajukan Uji Materi UU Tipikor

Setelah tujuh hari menunggu, penerima paket ganja tak juga menampakkan diri. BNNK pun memutuskan untuk menyita paket ganja seberat 1,4 Kg tersebut.

“Sebenarnya kita mau lebih dalam lagi untuk menggali siapa sebenarnya yang meminta paket berisi narkotika golongan 1 jenis ganja. Namun upaya kita sudah maksimal, si penerimanya tidak muncul,” tutur Gazali.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...