Sabtu, Oktober 31, 2026

Masih Kurang Rp4 Triliun, Jaksel Kejar Pajak Parkir dan BPHTB

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan masih harus mengejar penerimaan pajak daerah sekitar Rp4,37 triliun dalam dua bulan terakhir 2026.

Hingga 27 Oktober 2026, realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp12,23 triliun atau 73,66 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp16,6 triliun.

Sejumlah sektor pajak yang menjadi perhatian untuk digenjot adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Jasa Parkir dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kedua jenis pajak tersebut masih mencatatkan realisasi di bawah target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data Suku Badan (Suban) Pendapatan Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan, realisasi PBJT Jasa Parkir baru mencapai 61,61 persen.

Sementara BPHTB tercatat sebesar Rp1,83 triliun atau 50,75 persen dari target Rp3,60 triliun.

Baca Juga :  Persentase Aktivasi IKD Tertinggi, Wali Kota Jaksel Terima Penghargaan Bergengsi dari Mendagri

Kepala Suku Badan Pendapatan Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan Hendarto mengatakan pihaknya masih memiliki waktu dua bulan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak hingga akhir tahun anggaran.

“Kami masih punya dua bulan untuk kejar target akhir tahun. Fokus kami saat ini adalah pada jenis pajak yang capaiannya masih di bawah 70 persen,” ujar Hendarto saat dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, capaian penerimaan pajak hingga Oktober merupakan hasil optimalisasi penagihan dan pengawasan terhadap seluruh jenis pajak daerah.

Namun, sejumlah sektor masih membutuhkan perhatian lebih agar target penerimaan dapat tercapai.

Selain PBJT Jasa Parkir dan BPHTB, beberapa jenis pajak lainnya juga belum mencapai 70 persen. Di antaranya Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) dengan realisasi 60,21 persen dan Pajak Air Tanah (PAT) sebesar 64,35 persen.

Baca Juga :  Buntut Penggeledahan Kejati, Kepala Dinas Kebudayaan Jakarta Dicopot Sementara

Di sisi lain, sejumlah jenis pajak menunjukkan capaian relatif tinggi. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) telah terealisasi Rp3,20 triliun atau 94,21 persen dari target Rp3,40 triliun.

Kemudian PBJT Jasa Makanan dan Minuman mencapai 92,78 persen atau Rp1,54 triliun dari target Rp1,66 triliun.

Sementara itu, PBJT Jasa Perhotelan mencapai 85,24 persen, PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan 85,17 persen, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 76,01 persen, dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) 72,31 persen.

Baca Juga :  Besok Ada Layanan Hapus Tato Gratis di Kantor Walikota Jaksel, Bisa Daftar Langsung ke Baznas Bazis

Adapun Pajak Air Tanah (PAB) mencatat realisasi melampaui target, yakni 166,24 persen atau Rp58,08 juta dari target Rp34,93 juta.

Untuk mendongkrak penerimaan, Hendarto menyebut pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi, pendekatan langsung kepada wajib pajak, serta penagihan aktif dengan melibatkan juru sita dan aparat terkait.

“Untuk PBB-P2 dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), kami akan intensifkan sosialisasi, jemput bola dan penagihan aktif oleh juru sita dan aparat terkait serta didampingi bersama pemangku wilayah kecamatan dan kelurahan,” katanya.

Hendarto optimistis potensi transaksi pada akhir tahun dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak sehingga target APBD 2026 dapat tercapai.

“Kami optimistis dengan potensi transaksi akhir tahun, target dapat tercapai,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...