Rabu, September 2, 2026

Polemik Sapi Dewi Perssik Terang Benderang, Ketua RT: Masjid Bukan Penitipan

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Polemik soal sapi kurban pedangdut Dewi Perssik akhirnya terang benderang.

Ketua RT di Lebak Bulus angkat bicara terkait penolakan sapi kurban yang dituduhkan Dewi Perssik kepadanya.

Malkan, Ketua RT 06/04 Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menolak sapi kurban dari Dewi Perssik, seperti yang diviralkan di media sosial.

Menurutnya hewan kurban milik pedangdut yang biasa disapa Depe itu datang ke tempatnya sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Saat sapi itu datang, kata Malkan, panitia kurban menerima dengan baik.

Baca Juga :  Tante Ernie Ternyata Sudah jadi Janda, Terang-terangan Banyak yang Baru

Seperti lazimnya, panitia kurban melakukan ijab kabul dengan pihak Dewi Perssik saat menerima sapi tersebut.

“Gak pernah ada penolakan. Karena kita menerima dengan baik kok, sapi ada di kita dari jam 10 pagi,” kata Malkan dikutip, Jumat (30/6/2023).

Malkan juga membantah adanya isu politik dengan penolakan seperti yang dituduhkan dalam narasi Instagram janda Saipul Jamil itu.

Dia menuturkan, siapapun yang memberi sapi kurban untuk disembelih, pihaknya akan selalu menerima.

“Ya itu justru itu, saya enggak pernah kaitin politik. Kalau bahasa saya jin iprit pun kasih sapi kesini, saya potong,” ungkapnya.

Baca Juga :  Titiek Puspa Takjub Lihat Rumah Mewah Putri Ariani: Iki Rumahe Sopo?

Malkan menuturkan dirinya tidak mengetahui jika sapi tersebut hanya dititipkan saja di masjid.

Yang Malkan ketahui, sapi yang sudah diantar ke masjid adalah kurban untuk disembelih.

“Saya tak pernah tau sapi itu dititipkan atau tidak. Saya menerima itu katanya dari seorang ustaz, bilangnya bu Dewi mau kurban di masjid ini,” ujarnya.

“Setelah saya terima jam 10.00 WIB, tiba-tiba jam 1 atau jam 2 siang, ART dia (Dewi Perssik) mau ambil sapi itu. Apa itu merupakan penolakan,” sambung Malkan.

Baca Juga :  Miliki Tubuh Seksi, Giselle Dewi Bantah Lakukan Operasi Plastik: Cuma Tirisin Pipi Doang

Malkan menambahkan, terakhir yang membuatnya sedikit kesal karena sapi Dewi Perssik yang sudah diambil, mau dititipkan lagi kepadanya.

“Pak kalau saya titip lagi di sini bagaimana? Saya jawab ‘saya enggak mau, akan saya lepas’. Lepas dalam pengertian lepas tanggung jawab saya,” kata Malkan.

“Kenapa? siapa yang mau jagain sapinya, siapa yang mau bayar yang jaga. Masjid ini bukan lembaga sosial yang duitnya ngucur dan bukan penitipan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...