Aliansi.co,Jakarya- Unggahan video pengacara Hotman Paris Hutapea yang berisi ultimatum kepada seseorang yang disebut sebagai keponakannya, viral di media sosial.
Unggahan tersebut viral usai muncul narasi yang mengaitkan Hotman dengan kematian pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28), yang ditemukan meninggal dunia usai diduga terjatuh dari lantai 46 apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/7/2026) lalu.
Video ultimatum yang diunggah melalui akun Instagram @hotman911 pada Rabu (22/7/2026) itu hingga kini telah ditonton lebih dari 224 ribu kali, dan disukai sekitar 5 ribu pengguna Instagram.
Dalam video tersebut, Hotman tidak mengungkap identitas keponakan yang diultimatumnya.
Namun ia menyampaikan ultimatum tersebut terkait dugaan penyalahgunaan uang miliknya senilai miliaran rupiah.
“Kepada ponakan saya yang tidak bisa mempertanggungjawabkan uang saya yang miliaran rupiah, masih ada waktumu untuk bertobat sebelum Polda Metro Jaya menetapkan kau sebagai tersangka,” kata Hotman dalam video, dikutip Selasa (21/7/2026).
Dalam video, Hotman juga mengatakan perkara itu telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan kini tinggal menunggu proses penetapan tersangka.
“Sudah dilapor di Polda Metro Jaya, hanya menunggu penetapan tersangka. Kamu tahu betapa beratnya melawan Hotman. Segera bertobat, namamu dalam waktu dekat akan viral sebagai tersangka begitu Polda menetapkan tersangka,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa apabila nama seseorang telah diumumkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum, maka dampaknya akan besar terhadap masa depan yang bersangkutan.
Sebelumnya, kematian Rocky Martin Napitupulu menjadi sorotan setelah sejumlah akun media sosial mengunggah narasi yang menyebut korban diduga memiliki hubungan keluarga dengan Hotman Paris.
Salah satunya diunggah akun Instagram @bangbenua milik Pablo Benua yang mempertanyakan apakah ada keterkaitan antara kematian korban dengan dugaan intimidasi terhadapnya.
“Seorang diduga keponakan Hotman Paris meninggal dunia karena diduga lompat dari apartemen. Apakah peristiwa tersebut ada hubungannya dengan intimidasi yang diduga dilakukan Hotman Paris,” tulis unggahan tersebut.
Menanggapi berbagai informasi yang beredar, Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan masih berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa seorang pria yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di balkon lantai dua aparteman di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026).
“Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai dua,” ujar Budi kepada wartawan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui bernama RM Napitupulu.
Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV, korban diduga datang seorang diri ke apartemen, kemudian menuju area rel gondola di lantai 46 sebelum terjatuh ke balkon.
Polisi juga menegaskan bahwa informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, termasuk yang ramai dibahas di media sosial, masih dalam proses pendalaman.
“Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami oleh Polsek Metro Setiabudi,” kata Budi.
