Sabtu, Oktober 3, 2026

Jokowi Berharap Stadion Si Jalak Harupat Layak untuk Piala Dunia U-17

WIB

Aliansi.co, Bandung- Presiden Jokowi meninjau langsung Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (12/7/2023).

Jokowi mengapresiasi proses renovasi yang telah selesai dilakukan sehingga siap melalui proses pengecekan kembali oleh FIFA untuk Piala Dunia U-17.

“Saya senang proses renovasi telah selesai. Dulu pernah dicek oleh FIFA, tapi akan ada proses ulang lagi dari FIFA untuk yang U-17 karena yang kemarin dicek untuk U-20,” ucap Jokowi dalam keterangannya, Rabu.

Baca Juga :  Kala Anies dan Partai Pendukung Gelisah soal Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024

PJokowi juga menjelaskan bahwa sejumlah sarana dan prasarana yang ada di Stadion Si Jalak Harupat sudah diperbaiki secara detail oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Mulai dari tempat duduk penonton, rumput, lampu, toilet, ruang ganti pemain, hingga akses keluar-masuk stadion.

“Untuk U-20 kemarin ini sudah layak untuk dipakai, tapi untuk U-17 masih ada proses perbaikan lagi karena memang ini beda. Jadi mungkin jahit rumputnya tetap dilakukan,” ungkap Jokowi.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Jokowi sebagai Inspektur, Puan Pembaca Naskah Proklamasi

Jokowi menegaskan bahwa FIFA memiliki kewenangan untuk menentukan kelayakan sejumlah stadion di Tanah Air yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 Tahun 2023.

Jokowi menyebut, tugas pemerintah adalah mempersiapkan sejumlah fasilitas yang mendukung jalannya pertandingan.

“Yang menentukan layak atau tidaknya itu FIFA, bukan presiden. Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi. Kalau sudah, FIFA ke sini, siap, ya itu berarti layak,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Dapat Informasi dari Medsos, Jokowi Sisir Jalan Rusak di Labura Sumut
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...