Sabtu, Oktober 3, 2026

Merasa Dikhianati Anies, Demokrat Ungkit Ajakan ‘Menjemput Takdir’ AHY jadi Cawapres

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Partai Demokrat mengungkit ajakan ‘menjemput takdir’ yang disampaikan Anies Baswedan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pasangan Capres-Cawapres 2024-2029.

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya usai Anies dianggap berkhianat yang menyetujui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi pasangannya di Pilpres 2024.

Riefky mengungkapkan Anies mendadak mengajak AHY bertemu di sebuah rumah Jalan Lembang, Jakarta Pusat, pada 23 Januari 2023.

Riefky menganggap ajakan itu karena Anies yang diusung Nasdem sebagai Capres pada Oktober 2022, belum berhasil membentuk sebuah koalisi parpol yang memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen.

Baca Juga :  Anies Ngaku Babak Belur karena Tak Pernah Pakai Buzzer: Kami Apa Adanya

“Anies Baswedan mengajak Ketum AHY “menjemput takdir” sebagai pasangan Capres-Cawapres. Dengan kesepakatan Anies membawa Partai Nasdem, Ketum AHY membawa Partai Demokrat dan keduanya bekerjasama untuk mengajak PKS, ” kata Riefky dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat (1/9/2023).

Peristiwa itu, kata Riefky, disaksikan oleh 4 orang dari tim 8 Koalisi Perubahan.

Adanya kesepakatan itu, lanjut Riefky, PKS akhirnya bergabung menjadi partai pendukung Anies.

Maka secara formal, kata dia, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga pimpinan parpol yakni Demokrat, NasDem dan PKS.

Salah satu poin kesepakatan piagam koalisi, lanjutnya, Anies diberikan mandat untuk menentukan Cawapresnya dengan kriteria yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Kapolri: Perayaan Jumat Agung Menjadi Pengingat Pengorbanan Yesus Kristus

Pada 12 Juni 2023, diungkapkan Riefky, Anies tiba-tiba menghubungi AHY dan meminta untuk menjadi cawapresnya.

“Anies mengatakan kepada Ketum AHY, saya ditelepon beberapa kali oleh Ibu saya dan guru spiritual saya, agar segera berpasangan dengan Capres-Cawapres Anies-AHY,” bebernya.

Selanjutnya, kata dia, sesuai mandat dalam piagam koalisi yang disepakati dan ditandatangani oleh ketiga ketua umum parpol pengusung, pada 14 Juni 2023 Anies memutuskan untuk memilih AHY sebagai Cawapresnya.

Anies pun menyampaikan keputusannya itu kepada para ketua umum parpol dan majelis tertinggi masing masing partai koalisi.

Baca Juga :  Makan Malam di Istana Presiden India, Prabowo Akui Ikut Jejak Sejarah Soekarno

“Menurut Anies ketiga pimpinan parpol menerima putusan tersebut dan tidak ada penolakan,” sebut Teuku Riefky.

Menurutnya, adapun alasan Anies memilih AHY karena dianggap telah memenuhi seluruh syarat dan kriteria yang ditentukan dalam Piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Selain itu, lanjut Riefky, Anies juga menilai AHY memiliki keberanian dan bersedia menempuh resiko untuk menjadi pendampingnya, meskipun partai Demokrat saat itu terancam diambil alih oleh KSP Moeldoko melalui PK di Mahkamah Agung.

“Anies melihat syarat keberanian itu sebagai syarat ke-0, yang tidak dimiliki oleh kandidat Cawapres lainnya. Pernyataan soal syarat ke-0 ini juga telah disampaikan kepada publik,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...