Senin, April 20, 2026

Sebabkan Polusi Udara, Heru Budi Minta Lurah-Camat Semprot Pembakar Sampah Sembarangan di Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Lurah dan Camat di DKI Jakarta menyemprot pembakar sampah sembarangan di lingkungan pemukiman.

Heru berharap langkah ini bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan tempat tinggalnya karena bisa menyebabkan polusi udara.

“Saya minta Camat, Lurah, ini untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak bakar sampah di lingkungannya,” kata Heru dalam keterangannya kepada wartawan dikutip, Jumat (1/9/2023).

Heru menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah melakukan penegakan hukum terhadap industri yang mencemari udara Jakarta.

Baca Juga :  Dievaluasi Kemendagri, Heru Budi Ngaku Sudah Berupaya Kerja Maksimal

“Pemda DKI bersama KLHK sedang melakukan penegakan hukum terhadap industri-industri,” ujarnya.

Selain itu, Heru menyatakan akan menggelar pertemuan dengan pemilik gedung-gedung tinggi di Jakarta untuk membahas terkait pemasangan water mist sebagai upaya menekan polusi udara.

“Hari Senin sedang dilakukan rapat dengan pemilik gedung-gedung tinggi di Jakarta. Jadi ada tiga tahap nanti yang dilakukan untuk melakukan komunikasi, sosialisasi, dan juga saya minta Dinas Lingkungan Hidup bersama narasumber dari BMKG, bersama dengan KLHK untuk mensosialisasikan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Bulan Tertib Trotoar, Satpol PP Jaksel Sasar PKL dan Parkir Liar di Jalan Kemang Raya

Sebelumnya, Heru menyampaikan untuk mengatasi polusi udara, tidak bisa dari DKI Jakarta saja, tetapi harus bekerja sama dengan berbagai daerah seperti Bogor Depok dan Bekasi.

“Memang namanya polusi tidak bisa Jakarta sendiri, tapi harus Jabodetabek, tidak bisa sendiri untuk mengatasi itu. Oleh maka dari itu, teman-teman dari Bogor, Depok dan Bekasi nanti turut serta mendengarkan atau memberikan saran dan hasil diskusi,” ujar Heru dalam diskusi di Hotel Shangri La, Jakarta Pusat, pada Senin (28/8/2023).

Baca Juga :  Selama KTT ASEAN, Mobil Angkutan Barang Dilarang Masuk 4 Ruas Tol Jakarta

Kemudian, ia meminta Wali Kota Depok, Bupati Bogor maupun Bekasi untuk sama-sama menurunkan polusi. Sehingga polusi bisa berkurang.

“Tolong pak Bupati, pak Wali Kota juga kita sama-sama menurunkan polusi, Jakarta tidak bisa sendiri karena cukup luas area yang terdampak,” kata Heru.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...