Sabtu, Oktober 3, 2026

Cak Imin Ngaku Baru Baca Surat Panggilan KPK, Mau Datang tapi Ada Acara di Banjarmasin

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku telah mendapat surat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indoneisa (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker).

“Ini saya baru baca tadi, katanya besok saya dipanggil. Saya sudah dapat surat panggilan,” kata Cak Imin dalam acara Mata Najwa, tadi malam (4/9/2023).

Cak Imin menyatakan sebenarnya dirinya mau datang memenuhi panggilan yang dijadwalkan pada Selasa (5/9/2023).

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Korupsi Proyek Iklan Bank BJB, KPK Tahan 4 Tersangka

Hanya saja ia tak bisa datang karena telah memiliki agenda di Banjarmasin yang sudah dijadwalkan sejak lama.

Dia mengatakan, selaku Wakil Ketua DPR ia harus menghadiri acara tersebut.

Oleh karenanya, Cak Imin kemungkinan meminta pemeriksaan di KPK untuk ditunda.

“Sebetulnya saya mau datang, tapi acara saya di Banjarmasin ini pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran se Dunia. Saya sudah dijadwalkan lama untuk membuka selaku saya Wakil Ketua DPR saya akan membuka acara itu,” kata dia.

Baca Juga :  Mangkir Diperiksa KPK, Wamenkumham Diumumkan Lagi jadi Tersangka

Cak Imin menghormati dan menghargai langkah yang diambil KPK untuk menuntaskan kasus korupsi tersebut.

Ia juga tak merasa pemeriksaan yang dilakukan KPK berkaitan dengan deklarasi dirinya sebagai bakal cawapres berpasangan dengan Anies Baswedan yang baru-baru ini dilakukan.

“Kalau saya tegak lurus aja, KPK memang lembaga yang berwenang untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi. Saya tidak bisa berkomentar apakah ada kaitannya dengan politik atau tidak,” tandasnya.

Baca Juga :  Singgung OTT KPK, Panglima Minta Prajurit di Basarnas Sekali Seminggu Pakai Seragam TNI

Sebelumnya, KPK dikabarkan bakal memanggil Cak Imin untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kasus dugaan korupsi yang diusut KPK ini terjadi pada 2012 di mana Cak Imin saat itu menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...