Sabtu, Juli 4, 2026

Pemerintah Impor 3,4 Juta Ton Gula, Kemendag Pastikan Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

WIB

Aliansi.com, Jakarta– Kementerian Perdagangan memastikan kebijakan impor gula yang tiba bertahap pada tahun ini tidak akan mengganggu produksi dalam negeri.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso menjelaskan saat ini kebutuhan gula nasional sebesar 3,4 juta ton.

Sedangkan produksi dalam negeri hanya mampu 2,6 juta ton.

Dia memastikan, pemerintah sudah mempunyai neraca pangan, sehingga datangnya impor gula ini dipastikan tidak bertabrakan dengan musim giling tebu.

Baca Juga :  Jokowi Acungi Jempol kepada Petani yang Menanam Jagung, Ada Apa?

“Jangan bilang lagi kita suka impor, karena memang kebutuhan ke depannya atau kurang baru kita impor. Kalau surplus kita ekspor, kalau butuh kita impor,” kata Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023).

Terlebih lagi, selain ada gap antara produksi dalam negeri dan kebutuhan, ada masa panen dan musim giling tebu.

Baca Juga :  Lawson Luncurkan Mesin Penukaran Botol Bekas dengan Uang Elektronik, Bisa Dibelanjakan di Seluruh Indonesia

Butuh lima bulan sampai enam bulan untuk musim panen tebu. Untuk itu, langkah impor ini untuk mengisi gap kebutuhan saat tidak panen.

“Panen dan produksi hanya 5-6 bulan setiap tahun. Hanya bulan mei dan november, jadi memang kita perlu backup untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Budi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...