Sabtu, Oktober 3, 2026

Tidak Janji, Jokowi Berusaha Bansos Beras Berlanjut hingga Akhir Tahun 2024

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada masyarakat hingga akhir tahun 2024.

Namun, Jokowi menyebut pemberian bansos tersebut tergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu dikatakan Jokowi saat kunjungan ke Kompleks Pergudangan Bulog Kalangkangan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Rabu (27/3/2024).

“Saya akan berusaha, tapi saya enggak janji,” kata Jokowi dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga :  Jokowi Sindir Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan yang Tidak Sinkron

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat.

Jokowi juga mengonfirmasi bahwa penerima manfaat sudah menerima bantuan untuk bulan Januari, Februari, dan Maret, serta mengumumkan bahwa distribusi akan berlanjut untuk tiga bulan berikutnya.

“Ini untuk yang 10 kilo Januari sudah diterima? Februari sudah? Maret sudah, kan sudah diterima. Nanti akan dilanjutkan April, Mei, Juni. Setuju?” ujar Jokowi yang dijawab masyarakat yang hadir dengan setuju.

Baca Juga :  Bertemu Ibu-ibu Nasabah PNM Mekaar, Jokowi Ungkap Rasa Senangnya

Alasan pemberian bantuan beras, menurut Jokowi karena harga beras yang sedikit naik, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di banyak negara lain.

Dengan menyebutkan bahwa beberapa negara mengalami kekurangan pangan, Jokowi ngin menekankan bahwa Indonesia masih dalam posisi yang relatif baik dengan stok beras di Bulog yang mencapai 1,2 juta ton.

“Saya kalau ke daerah kalau datang ke gudang Bulog, pasti saya cek. Kalau terjadi masalah, saya akan segera perintahkan untuk segera stoknya mencukupi,” tuturnya.

Baca Juga :  Jokowi Reshuffle Kabinet, Menhkumham dan Menteri ESDM Dicopot

Yeyen, salah satu warga penerima manfaat, merasa senang mendapatkan bantuan pangan dari pemerintah.

Ini merupakan kali keempatnya mendapatkan beras 10 kilogram.

“Sangat bersyukur sekali dapat bantuan seperti ini dari Pak Jokowi. Berharap bantuannya bisa dilanjutkan lebih berkembang lagi biar bantu masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...