Sabtu, Juli 4, 2026

Ancam Tembak Anies saat Live TikTok, Pemuda Jember Ditangkap Tim Gabungan

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Polri menangkap seorang pria yang mengancam akan menembak calon presiden nomor utur 1 Anies Baswedan saat live di TikTok beberapa waktu lalu.

Pelaku berinisial AWK (23) ditangkap dari tempat tinggalnya di wilayah Jember, Jawa Timur.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, AWK yang merupakan pemilik akun tiktok @calonistri71600 ditangkap di wilayah Jawa Timur (Jatim).

“Benar (ditangkap) di Jatim,” kata Trunoyudo saat dikofirmasi wartawan, Sabtu (13/1/2024).

Baca Juga :  Anggota Polda Metro Jaya Nyaris Dibunuh di Jalan Tol, Berhasil Selamat usai Dijanjikan Rp 500 Juta

Pemuda tersebut ditangkap di rumahnya di wilayah Dusun Kerajan, Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho menyatakan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tidak memiliki keterkaitan dengan pasangan calon (paslon) Pilpres 2024.

“Tidak ada terkait masalah (paslon), itu informasi awal. Makanya kami tekankan apakah benar itu akunnya, benar itu akunnya dan apakah benar dia yang mencuitkannya dan itu sudah diakui,” ujar Sandi.

Baca Juga :  Truk Viral Buang Tinja Sembarangan di Jakarta Timur Ditangkap, Ini Pemiliknya

Pemuda itu ditangkap pada pukul 09.30 WIB oleh tim gabungan Direktorat Siber Bareskrim Polri dan Subdit Siber Polda Jawa Timur.

Saat ini, lanjut Sandi, tim gabungan Polri masih melakukan pendalaman terhadap pelaku.

“Dari hasil interogasi, pelaku telah mengakui bahwa dirinya adalah pemilik akun TikTok @calonistri17600 dan mengakui pula telah menulis komentar bernada pengancaman kepada salah satu calon presiden saat live TikTok beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Baca Juga :  Demokrat Sebut Penetapan Cak Imin sebagai Cawapres Anies Pengkhianatan Piagam Koalisi

Meski demikian,kata Sandi, polisi belum dapat memastikan apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan paslon tertentu.

Penyidik juga melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan latar belakang dari ancaman yang dilakukan oleh pelaku.

“Motif dan latar belakang ancaman masih didalami ya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...