İstanbul escort bayan Adana Escort bayan

Jumat, April 4, 2025

Bantah Isu Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran, TKN Semakin Yakin Satu Putaran

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membantah terlibat dalam pemasangan stiker paslon nomor urut 2 di karung beras produksi Bulog.

TKN menduga ada pihak yang melakukan orkestrasi di balik isu tersebut untuk menjatuhkan elektabilitas Prabowo-Gibran yang saat ini kian meroket.

“Kami merasa ada pihak-pihak yang melakukan orkestrasi terkait pemberitaan tersebut agar menyudutkan kami, di saat elektabilitas Prabowo-Gibran sedang meroket,” ucap Wakil Ketua TKN Habiburokhman dalam jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tadi malam (26/1/2024).

Baca Juga :  Ogah Bahas Politik di Masjid, Prabowo Takut Disemprit Bawaslu

Habib menduga isu tersebut mencuat setelah elektabiltas Prabowo-Gibran naik hingga lebih dari 50 persen.

Dengan tingginya elektablitas itu, ia pun meyakini satu putaran untuk Pilpres 2024.

“Bahkan info terbaru sudah melebihi 50 persen. Artinya kalau untuk 1 putaran sudah melewati ambang batas psikologis,” tuturnya.

Habiburokhman menegaskan pihaknya tak pernah menjadikan beras Bulog berstiker Prabowo-Gibran sebagai komoditas politik.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa tidak benar bahwa kalau ada tuduhan kami yang memasang stiker tersebut, lalu menjadikan beras itu sebagai komoditas politik untuk menguntungkan kami,” katanya.

Baca Juga :  Erick Thohir Masuk Radar Cawapres Anies Baswedan

Habiburokhman menjelaskan, berdasar penulusuran TKN, sumber isu perihal pemasangan stiker Prabowo-Gibran di beras Bulog berasal dari akun X Jhon Sitorus (@Miduk17).

Namun, dalam cuitan @Miduk17, tidak dijelaskan lokasi, waktu, hingga siapa yang melakukan perbuatan itu.

“Kami cermati sumber berita tersebut adalah tweet dari akun X yang namanya akun Jhon Sitorus @Miduk17,” kata dia.

Habiburokhman mengatakan @Miduk17 juga membuat cuitan bernada fitnah yang menyeret nama Presiden Jokowi.

“Dalam tweet tersebut ada juga kalimat yang bernada fitnah yang menyebut kabinet Jokowi sedang mengabdi untuk Prabowo-Gibran,” ujarnya.

Baca Juga :  Hary Tanoe Ungkap 3 Alasan Perindo Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Saat ini dia belum melihat ada yang melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu.

Ia menegaskan TKN tengah mengumpulkan bukti-bukti terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan tuduhan menempel stiker untuk menuntut secara hukum.

“Saat ini kami sedang kumpulkan bukti dan kami mencadangkan hak kami untuk menuntut secara hukum siapa pun yang fitnah, yang sebarkan fitnah, yang menuduh bahwa kami melakukan perbuatan penempelan stiker tersebut,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Tangkap 2 WN Cina Kasus Penipuan Berkedok Fake BTS

Aliansi.co, JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan siber internasional yang memanfaatkan teknologi fake BTS untuk menyebarkan SMS phishing secara ilegal. Dua...

Selidiki Teror Kepala Babi dan Tikus, Polisi Cek CCTV Kantor Tempo

Aliansi.co, JAKARTA- Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan teror pengiriman paket kepala babi dan tikus di...

Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror Paket Kepala Babi-Tikus di Kantor Tempo 

Aliansi.co, MEDAN- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait aksi teror terhadap Tempo. Teror tersebut sebelumnya telah dilaporkan Pemimpin Redaksi Tempo ke Bareskrim...

Terungkap Sosok Wanita yang Rekam Aksi Jagoan Cikiwul, Turut Lontarkan Ancaman

Aliansi.co, BEKASI- Terungkap ada sosok wanita yang turut bersama anggota ormas bernama Suhada melakukan aksi pemalakan di pabrik plastik Bantargebang, Bekasi. Selain merekam aksi Suhada, wanita...

Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka Kasus TPPO WNI di Myanmar, Sempat Nyaru Rombongan Pulang

Aliansi.co, Jakarta- Bareskrim Polri menetapkan satu orang tersangka terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 699 warga negara Indonesia (WNI) yang telah dipulangkan...