Sabtu, Oktober 3, 2026

Bareng Usut Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto, Petinggi TNI-Polri Tuai Pujian

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi kesolidan tim gabungan TNI dan Polri untuk mengusut peristiwa penyerangan oleh orang tak dikenal di Markas Polres Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Ini adalah aksi nyata bahwa TNI dan Polri solid dan sinergi. Terlebih, langsung dihadiri kadiv Propam Mabes Polri dan danpuspom TNI dengan duduk bersama serta saling bersahaja,” kata Andi Rio dalam keterangan kepada media, di Jakarta, Senin (1/5/2024).

Dia berharap kehadiran petinggi kedua institusi tersebut dapat memberikan rasa sejuk dan penuh kekeluargaan terhadap jajaran TNI dan Polri.

Baca Juga :  1,4 Juta Personil TNI-Polri Disebar Jaga TPS, Kapolri dan Panglima Ikut Terjun Pantau Pilkada

Tak terkecuali, lanjut dia, nuansa kesejukan dan kedamaian tersebut dapat dirasakan pula hingga tingkat paling bawah dua institusi itu di seluruh Indonesia.

“Jangan sampai sikap solid dan sinergi ini hanya terjadi di elit kedua institusi dan tidak terjadi di bawah. Jajaran TNI dan Polri harus dapat membuktikannya dengan aksi nyata dan saling bergandengan tangan,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Baca Juga :  Lantik 833 Perwira Remaja TNI-Polri, Jokowi: Buatlah Orang Tuamu dan Bangsamu Bangga

Dia pun mendorong agar seluruh jajaran TNI dan Polri di seluruh daerah dapat membuktikan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri bukanlah instansi yang menakutkan, serta dapat memberikan suri teladan bagi masyarakat.

“Mari kita buat aksi nyata kepada masyarakat, TNI dan Polri harus selamanya dicintai dan disayangi oleh masyarakat, bukan menjadi suatu hal yang disegani atau ditakuti masyarakat,” kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sulsel II ini.

Sebelumnya, Minggu (30/4), tim gabungan dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bersama-sama melakukan penyelidikan atas insiden penyerangan di Markas Polres Jeneponto, Polda Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Mapolres Jeneponto Diserang dan Dilempar Bom Molotov, Pelaku dan Polisi Baku Tembak

Komandan Puspom TNI Laksamana Muda TNI Edwin dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Syahar Diantono di Makassar, Minggu, menyatakan kedatangan tim gabungan untuk mengusut kasus penyerangan Mako Polres Jeneponto.

“Kedatangan kami ke Sulsel untuk mengusut kasus penyerangan Mako Polres Jeneponto dan ini bentuk sinergisme antara TNI dan Polri,” ujar Edwin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...