Sabtu, Oktober 3, 2026

Berakhir Damai, Begini Nasib Pelaku Bentrok TNI AL dan Brimob di Sorong

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pertikaian antara anggota TNI AL dan Brimob Polda Papua Barat di Sorong, Papua Barat Daya, telah berakhir damai.

Kendati demikian, sanksi tegas akan diberikan kepada para pelaku yang terlibat dalam bentrok tersebut.

“Kapolda sudah menyampaikan permohonan maaf kepada TNI khususnya dan masyarakat umumnya, serta akan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku yang menyebabkan rusaknya soliditas TNI-Polri ini,” tutur Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Hersan kepada wartawan, Senin (15/4/2024).

Baca Juga :  Audensi dengan Komisi II DPR, ICW Adukan Kejanggalan Penunjukan Pj Kepala Daerah

Sebelumnya, konflik antara anggota TNI dan Polri itu terjadi di ruang tunggu keberangkatan Pelabuhan Sorong, Minggu (14/4/2024).

Menurut Laksda Hersan, saat ini situasi di Sorong sudah berangsur kondusif.

Dia mengaku sangat menyayangkan dirusaknya sinergitas TNI-Polri oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hersan berharap kejadian ini tidak terulang lagi agar soliditas TNI dan Polri tetap terjalin erat.

Baca Juga :  Polri Minta Warga Lapor Bila Tinggalkan Rumah Selama Libur Nataru, Untuk Apa?

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Eddizon memastikan kejadian ini bukan konflik antarsatuan.

“Ini hanya akibat kesalahpahaman yang bersifat individu,” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa ini.

“Kami tetap berkomitmen menjaga soliditas TNI dan Polri,” ujarnya.

Saat ini, pimpinan TNI dan Polri wilayah Sorong tengah menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.

Dia pun berharap kepada prajurit yang terluka agar kembali pulih dan bisa untuk bersama-sama saling berkolaborasi dalam melaksanakan tugas berikutnya.

Baca Juga :  Ajak Investor Singapura Tanam Modal di IKN, Jokowi: Ini Kesempatan Emas

“Kepada masyarakat kami himbau terkhusus yang ada di Sorong dan semua yang ada di tanah Papua, jangan terhasut ataupun terbawa informasi yang tidak benar,” kata dia.

“Kami punya tugas menjaga kerukunan, membangun toleransi, pesan persatuan dalam keberagaman selalu kita sampaikan. Kita harus menjaga soliditas antara TNI-Polri,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...