Sabtu, Juli 4, 2026

Momen Prabowo Ingatkan Sejarah hingga Perlakuan Penjajah kepada Prajurit TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para prajurit muda Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tidak pernah melupakan sejarah kelam bangsa Indonesia yang pernah dijajah, diperbudak, dan diperlakukan tidak manusiawi oleh bangsa asing.

Momen ini ditegaskan Prabowo saat menjadi Inspektur Upacara dalam Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  Survei Terbaru Indikator Politik: Elektabilitas Erick Thohir Naik Tajam, Beda dengan Ridwan Kamil

“Prajurit-prajurit muda di depan saya, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Nenek moyang kita, kakek-nenek kita, orang tua kita pernah dijajah, diperbudak, dan diperlakukan lebih rendah dari binatang. Jangan pernah lupa sejarahmu,” kata Prabowo dalam sambutannya, dilansir dari tayangan video, Senin (11/8/2025).

Prabowo mengatakan, kekuatan militer merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan dan kedaulatan sebuah negara.

Baca Juga :  Viral Emak-emak di Luwu Timur Dapat Hadiah TV Rusak dari PDIP

Ia menekankan bahwa meskipun Indonesia cinta damai, bangsa ini tidak boleh lengah terhadap berbagai ancaman.

“Bangsa Indonesia ingin damai, tapi bangsa Indonesia telah mengalami pengalaman pahit. Setiap kali kita mau bangkit, kita diganggu. Setiap kali kita mau menyejahterakan rakyat kita, kita diganggu. Kekayaan kita dirampok. Kita diadu domba di antara kita,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Polri Buru Aktor yang Biayai Demo Rusuh hingga Penjarahan

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai kekuatan eksternal masih berupaya untuk merongrong kedaulatan Indonesia, termasuk melalui pencurian sumber daya alam dan strategi adu domba.

Oleh karena itu, penguatan sistem pertahanan nasional menjadi sangat penting.

“Dan untuk itu, memang kita sedang perkuat pertahanan kita. Kita harus mempertahankan wilayah kita. Kita harus mempertahankan kedaulatan kita. Kita harus mempertahankan kekayaan kita,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...