Jumat, April 3, 2026

Cak Imin Ngaku Baru Baca Surat Panggilan KPK, Mau Datang tapi Ada Acara di Banjarmasin

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku telah mendapat surat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indoneisa (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker).

“Ini saya baru baca tadi, katanya besok saya dipanggil. Saya sudah dapat surat panggilan,” kata Cak Imin dalam acara Mata Najwa, tadi malam (4/9/2023).

Cak Imin menyatakan sebenarnya dirinya mau datang memenuhi panggilan yang dijadwalkan pada Selasa (5/9/2023).

Baca Juga :  Ternyata PKS Belum Final Dukung Cak Imin sebagai Bacawapres, Harus Lewat Majelis Syuro

Hanya saja ia tak bisa datang karena telah memiliki agenda di Banjarmasin yang sudah dijadwalkan sejak lama.

Dia mengatakan, selaku Wakil Ketua DPR ia harus menghadiri acara tersebut.

Oleh karenanya, Cak Imin kemungkinan meminta pemeriksaan di KPK untuk ditunda.

“Sebetulnya saya mau datang, tapi acara saya di Banjarmasin ini pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran se Dunia. Saya sudah dijadwalkan lama untuk membuka selaku saya Wakil Ketua DPR saya akan membuka acara itu,” kata dia.

Baca Juga :  One Way Tol Cipali-Semarang Diperpanjang Lagi, Berlaku Sampai Siang Ini

Cak Imin menghormati dan menghargai langkah yang diambil KPK untuk menuntaskan kasus korupsi tersebut.

Ia juga tak merasa pemeriksaan yang dilakukan KPK berkaitan dengan deklarasi dirinya sebagai bakal cawapres berpasangan dengan Anies Baswedan yang baru-baru ini dilakukan.

“Kalau saya tegak lurus aja, KPK memang lembaga yang berwenang untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi. Saya tidak bisa berkomentar apakah ada kaitannya dengan politik atau tidak,” tandasnya.

Baca Juga :  Kapolri Sampaikan Pesan Menyentuh kepada Peraih Hoegeng Awards 2023

Sebelumnya, KPK dikabarkan bakal memanggil Cak Imin untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kasus dugaan korupsi yang diusut KPK ini terjadi pada 2012 di mana Cak Imin saat itu menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...