Sabtu, Juli 4, 2026

Capres Pemilu 2024, Kader dan Pendukung Tak Rela jika Prabowo Dikhianati Lagi 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyindir adanya bentuk penghianatan yang kembali dialami Prabowo Subianto jelang Pemilu 2024.

Namun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, itu tidak menjelaskan pihak -pihak yang melakukan penghianatan terhadap Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Rahayu Saraswati melalui akun Instagram pribadinya @rahayusaraswati, pada Kamis (27/4/2023).

“Wis wayahe.. 2024 Indonesia harus jadi pemenangnya. Beliau paling ikhlas, paling rela… dikorbankan, dikhianati, dikecewakan berulang kali, tapi tak pernah mendendam. Karena semua demi Indonesia,” tulisnya yang dikutip Jumat (28/4/2023).

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Capres PDIP, Prabowo Subianto Segera Temui Megawati

Dalam unggahannya, wanita yang akrab disapa Sara itu juga memposting foto Prabowo Subianto dengan menggunakan jas lengkap sedang hormat di depan bendera Merah Putih.

Sara menambahkan lagu Tanah Airku dalam postingan tersebut.

Putri dari abang Prabowo, Hashim Djojohadikusumo itu memastikan jika sang paman tidak akan menggunakan ego pribadinya dalam urusan bangsa.

Namun sebagai keluarga, kader dan para pendukung tidak rela jika Prabowo kembali dikhianati.

Baca Juga :  Real Count KPU Terkini, Prabowo-Gibran Tembus 57,45 Persen

“Bukan ego beliau yang tak bisa berkompromi. Itu sudah terbukti. Ego kami pendukungnya lah yang tak rela melupakan perjuangannya, pengorbanannya, dan semangatnya,” ujarnya.

Perjanjian Batu Tulis

Sebagai informasi, Prabowo Subianto memang beberapa kali dikecewakan oleh kolega politiknya.

Saat Pemilu 2014 lalu, Prabowo merasa dikhianati oleh PDIP soal dukungan di Pilpres.

Sebab pada saat itu PDIP akhirnya memilih dan mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres dan berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) di 2014.

Baca Juga :  DPR Dukung KPU Wajibkan Caleg Terpilih Serahkan LHKPN

Padahal sebelumnya, Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah membuat kesepakatan dalam sebuah perjanjian di Batu Tulis, Bogor.

Dalam perjanjian Batu Tulis, PDIP disebut akan mendukung Prabowo Subianto pada Pemilu berikutnya yakni di 2014.

Peristiwa Baru Tulis hampir sama dengan peristiwa pencapresan beberapa waktu lalu.

Setelah Prabowo mendeklarasikan menjadi Capres, PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilu 2024.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...