Selasa, Agustus 18, 2026

Cerita Menhut Raja Juli Diselipin Amplop Usai Bupati Kuansing Kena OTT KPK

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni menceritakan kronologi dirinya diselipin amplop oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby.

Raja Juli menegaskan amplop tersebut langsung dikembalikan dan tidak pernah menjadi miliknya.

Hal itu diungkapkan Raja Juli usai KPK menangkap Bupati Kuansing Suhardiman Amby, dalam kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi terkait pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Raja Juli menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dirinya menerima audiensi resmi Bupati Kuansing di Kantor Kementerian Kehutanan pada Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  Respon KPK Usai Menhut Raja Juli Ngaku Sudah Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Menurutnya, pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Ia mengatakan, audiensi diawali dengan surat permohonan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Namun, setelah pertemuan berakhir, Raja Juli baru mengetahui adanya sebuah amplop yang ditinggalkan Suhardiman di ruang pertemuan.

Ia mengaku tidak mengetahui isi amplop tersebut dan langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikannya kepada pihak pemberi.

“Dalam audiensi itu ternyata Pak Bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan map. Dan ketika beliau pergi saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa tapi saya merasa tidak memiliki hak atas amplop tersebut,” kata Raja Juli dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  Kisah Fakta Masinis KA Brantas dan Asistennya yang Pasang Badan hingga Tabrakan dengan Truk Tronton

“Oleh karena itu, saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut,” lanjutnya.

Raja Juli menambahkan, pengembalian amplop itu dilakukan sekitar 17 hari sebelum KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Suhardiman Amby.

Di sisi lain, KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan memanggil Raja Juli Antoni untuk dimintai keterangan apabila keterangannya diperlukan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Bangun Memorial Park Senilai Rp 361 Miliar di IKN, Untuk Apa?

Juru Bicara KPK Taufik mengatakan pemanggilan saksi akan dilakukan sesuai kebutuhan penyidik dalam menguatkan alat bukti maupun fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara.

“Apabila memang diperlukan untuk memperdalam bukti-bukti atau memperkuat fakta mengenai pertemuan-pertemuan yang mendukung pemenuhan unsur perkara, maka pemanggilan akan dilakukan. Namun, kita akan melihat bagaimana perkembangan penyidikan ke depan,” ujar Taufik.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...