Sabtu, Oktober 3, 2026

Demi Progam MBG, Prabowo Alirkan Rp 335 Triliun ke Desa-desa

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Tahun depan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun atau sekitar USD20 miliar demi mendukung program tersebut, dengan penyaluran dana yang diarahkan langsung ke desa-desa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, pada Senin (29/9/2025).

“Yang selama berapa puluh tahun uang dari daerah mengalir ke Jakarta, dan di Jakarta sering mengalir ke luar negeri, menetap di luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia. Kita balik sekarang uang masuk ke desa-desa,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Kompolnas Baru, Budi Gunanawan dan Tito Karnavian Jadi Pimpinan

Prabowo menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberi manfaat langsung bagi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat.

Kebutuhan pangan seperti telur, ayam, ikan, sayur, hingga hasil pertanian dipasok langsung dari desa dan kecamatan, sehingga petani dan peternak memiliki pasar yang terjamin.

“Dengan program makan bergizi ini menjadi strategis, menjadi sesuatu yang di luar ekspektasi kita. Ternyata dengan makan bergizi ini kita bisa menciptakan lapangan di awal tahun depan, Januari-Februari, 1,5 juta lapangan kerja baru,” jelasnya.

Sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat dalam 11 bulan.

Baca Juga :  Terima Surat Pengunduran Diri SYL, Jokowi Tunjuk Kepala Bapanas sebagai Plt Mentan

Menurutnya, jumlah ini merupakan sebuah capaian yang melampaui banyak negara lain.

Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima, sementara Indonesia mendekati angka tersebut kurang dari satu tahun.

“Dalam 11 bulan kita telah membuktikan dengan iktikad yang baik, dengan tujuan yang baik, dengan hati yang ikhlas, dengan cinta Tanah Air dan cinta rakyat, kita bisa berbuat banyak. Kita telah menyelamatkan minimal Rp300 triliun rupiah. Rp300 triliun inilah yang kita pakai untuk makan bergizi gratis,” kata dia.

Meski begitu, Prabowo mengakui masih ada tantangan di lapangan seperti kasus kekurangan maupun keracunan makanan, namun jumlahnya sangat kecil dibandingkan skala program.

Baca Juga :  Cak Imin Minta Legislator Penerima MKD Awards Harus Teruji dan Kredibel

Tingkat penyimpangan, kata dia, tercatat hanya 0,00017 persen dari seluruh distribusi.

“Ini tidak membuat bahwa kita puas dengan itu, tapi namanya usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan, saya kira dalam sejarah dunia,” tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa target utama program ini adalah menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Sebagai seorang pemimpin, sebagai seorang Bapak, saya bangga dengan 30 juta, tapi saya masih ingat 52 juta anak-anak kita masih berharap, masih menunggu dengan ibu-ibu hamil,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...