Rabu, Agustus 19, 2026

Demi Progam MBG, Prabowo Alirkan Rp 335 Triliun ke Desa-desa

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Tahun depan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun atau sekitar USD20 miliar demi mendukung program tersebut, dengan penyaluran dana yang diarahkan langsung ke desa-desa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, pada Senin (29/9/2025).

“Yang selama berapa puluh tahun uang dari daerah mengalir ke Jakarta, dan di Jakarta sering mengalir ke luar negeri, menetap di luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia. Kita balik sekarang uang masuk ke desa-desa,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Ajak Investor Singapura Tanam Modal di IKN, Jokowi: Ini Kesempatan Emas

Prabowo menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberi manfaat langsung bagi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat.

Kebutuhan pangan seperti telur, ayam, ikan, sayur, hingga hasil pertanian dipasok langsung dari desa dan kecamatan, sehingga petani dan peternak memiliki pasar yang terjamin.

“Dengan program makan bergizi ini menjadi strategis, menjadi sesuatu yang di luar ekspektasi kita. Ternyata dengan makan bergizi ini kita bisa menciptakan lapangan di awal tahun depan, Januari-Februari, 1,5 juta lapangan kerja baru,” jelasnya.

Sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat dalam 11 bulan.

Baca Juga :  Hengkang dari Gerindra, Sandiaga Uno Loncat ke PPP

Menurutnya, jumlah ini merupakan sebuah capaian yang melampaui banyak negara lain.

Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima, sementara Indonesia mendekati angka tersebut kurang dari satu tahun.

“Dalam 11 bulan kita telah membuktikan dengan iktikad yang baik, dengan tujuan yang baik, dengan hati yang ikhlas, dengan cinta Tanah Air dan cinta rakyat, kita bisa berbuat banyak. Kita telah menyelamatkan minimal Rp300 triliun rupiah. Rp300 triliun inilah yang kita pakai untuk makan bergizi gratis,” kata dia.

Meski begitu, Prabowo mengakui masih ada tantangan di lapangan seperti kasus kekurangan maupun keracunan makanan, namun jumlahnya sangat kecil dibandingkan skala program.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

Tingkat penyimpangan, kata dia, tercatat hanya 0,00017 persen dari seluruh distribusi.

“Ini tidak membuat bahwa kita puas dengan itu, tapi namanya usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan, saya kira dalam sejarah dunia,” tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa target utama program ini adalah menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Sebagai seorang pemimpin, sebagai seorang Bapak, saya bangga dengan 30 juta, tapi saya masih ingat 52 juta anak-anak kita masih berharap, masih menunggu dengan ibu-ibu hamil,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...