Selasa, Mei 19, 2026

Demi Progam MBG, Prabowo Alirkan Rp 335 Triliun ke Desa-desa

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Tahun depan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun atau sekitar USD20 miliar demi mendukung program tersebut, dengan penyaluran dana yang diarahkan langsung ke desa-desa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, pada Senin (29/9/2025).

“Yang selama berapa puluh tahun uang dari daerah mengalir ke Jakarta, dan di Jakarta sering mengalir ke luar negeri, menetap di luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia. Kita balik sekarang uang masuk ke desa-desa,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Kapolsek yang Tipu Tukang Bubur di Cirebon Dipecat dan Dipidanakan

Prabowo menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberi manfaat langsung bagi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat.

Kebutuhan pangan seperti telur, ayam, ikan, sayur, hingga hasil pertanian dipasok langsung dari desa dan kecamatan, sehingga petani dan peternak memiliki pasar yang terjamin.

“Dengan program makan bergizi ini menjadi strategis, menjadi sesuatu yang di luar ekspektasi kita. Ternyata dengan makan bergizi ini kita bisa menciptakan lapangan di awal tahun depan, Januari-Februari, 1,5 juta lapangan kerja baru,” jelasnya.

Sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat dalam 11 bulan.

Baca Juga :  Ahmad Sahroni Pertanyakan Tangkapan Sabu 100 Kg di Jatim Tidak Dibuka, Colek Kapolri hingga Presiden

Menurutnya, jumlah ini merupakan sebuah capaian yang melampaui banyak negara lain.

Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima, sementara Indonesia mendekati angka tersebut kurang dari satu tahun.

“Dalam 11 bulan kita telah membuktikan dengan iktikad yang baik, dengan tujuan yang baik, dengan hati yang ikhlas, dengan cinta Tanah Air dan cinta rakyat, kita bisa berbuat banyak. Kita telah menyelamatkan minimal Rp300 triliun rupiah. Rp300 triliun inilah yang kita pakai untuk makan bergizi gratis,” kata dia.

Meski begitu, Prabowo mengakui masih ada tantangan di lapangan seperti kasus kekurangan maupun keracunan makanan, namun jumlahnya sangat kecil dibandingkan skala program.

Baca Juga :  Catat, Menteri hingga Walikota Dilarang Bukber di Ramadhan 1444 H

Tingkat penyimpangan, kata dia, tercatat hanya 0,00017 persen dari seluruh distribusi.

“Ini tidak membuat bahwa kita puas dengan itu, tapi namanya usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan, saya kira dalam sejarah dunia,” tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa target utama program ini adalah menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Sebagai seorang pemimpin, sebagai seorang Bapak, saya bangga dengan 30 juta, tapi saya masih ingat 52 juta anak-anak kita masih berharap, masih menunggu dengan ibu-ibu hamil,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...