Selasa, Mei 19, 2026

Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada TNI sebagai langkah strategis untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional, khususnya dalam bidang mobilitas udara strategis.

Penyerahan pesawat tersebut berlangsung di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (3/11).

Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo menegaskan kehadiran pesawat tersebut akan menjadi tambahan penting bagi kemampuan pertahanan nasional sekaligus mendukung berbagai misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Prabowo dilansir dari YouTube Setpres.

Baca Juga :  Kapolri Terima Gelar Panglima Gagah Pasukan Polis dari Kerajaan Malaysia

Prabowo mengungkapkan, dengan luas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, kemampuan udara memiliki peranan vital dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan nasional.

“Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Sangat penting. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pesawat angkut strategis, Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 juga memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi tanker udara, yang dapat meningkatkan fleksibilitas operasional TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Momen Presiden Prabowo Mengenakan Setelan Khas Penuhi Undangan Perayaan Hari Bastille Paris

Dalam aspek kemanusiaan, Prabowo menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan udara ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam penanganan darurat dan operasi tanggap bencana.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara untuk mendukung misi kemanusiaan di dalam maupun luar negeri.

“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” ucapnya.

Baca Juga :  Duduk Perkara Retret Kepala Daerah Dilaporkan Koalisi Masyarakat Antikorupsi ke KPK

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa penguatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan mencerminkan peran aktif Indonesia dalam komunitas global.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menerima bantuan internasional saat mengalami bencana besar, dan kini memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal yang sama bagi negara lain.

“Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu, juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...