Sabtu, Juli 4, 2026

Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada TNI sebagai langkah strategis untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional, khususnya dalam bidang mobilitas udara strategis.

Penyerahan pesawat tersebut berlangsung di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (3/11).

Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo menegaskan kehadiran pesawat tersebut akan menjadi tambahan penting bagi kemampuan pertahanan nasional sekaligus mendukung berbagai misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Prabowo dilansir dari YouTube Setpres.

Baca Juga :  Hindari Komplain, Jokowi Dahulukan Investor Dalam Negeri Bangun IKN

Prabowo mengungkapkan, dengan luas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, kemampuan udara memiliki peranan vital dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan nasional.

“Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Sangat penting. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pesawat angkut strategis, Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 juga memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi tanker udara, yang dapat meningkatkan fleksibilitas operasional TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Jokowi Ajak RRT-Jepang-Korea Jaga Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

Dalam aspek kemanusiaan, Prabowo menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan udara ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam penanganan darurat dan operasi tanggap bencana.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara untuk mendukung misi kemanusiaan di dalam maupun luar negeri.

“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” ucapnya.

Baca Juga :  Luhut Ingatkan Tak Perlu Bangga Lihat Drama Penangkapan KPK: Tidak Boleh, Itu Ndeso

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa penguatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan mencerminkan peran aktif Indonesia dalam komunitas global.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menerima bantuan internasional saat mengalami bencana besar, dan kini memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal yang sama bagi negara lain.

“Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu, juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...