Sabtu, Oktober 3, 2026

Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 kepada TNI sebagai langkah strategis untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional, khususnya dalam bidang mobilitas udara strategis.

Penyerahan pesawat tersebut berlangsung di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (3/11).

Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo menegaskan kehadiran pesawat tersebut akan menjadi tambahan penting bagi kemampuan pertahanan nasional sekaligus mendukung berbagai misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Prabowo dilansir dari YouTube Setpres.

Baca Juga :  Pesan Penting dari KJRI, Jemaah Jangan Bawa Jimat, Tidak Foto-foto dan Dilarang Ngonten

Prabowo mengungkapkan, dengan luas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, kemampuan udara memiliki peranan vital dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan nasional.

“Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Sangat penting. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pesawat angkut strategis, Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 juga memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi tanker udara, yang dapat meningkatkan fleksibilitas operasional TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Paul Keating sebagai Sosok Berpengalaman dan Visioner

Dalam aspek kemanusiaan, Prabowo menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan udara ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam penanganan darurat dan operasi tanggap bencana.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara untuk mendukung misi kemanusiaan di dalam maupun luar negeri.

“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” ucapnya.

Baca Juga :  Puan Maharani: DPR Selalu Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa penguatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan mencerminkan peran aktif Indonesia dalam komunitas global.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menerima bantuan internasional saat mengalami bencana besar, dan kini memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal yang sama bagi negara lain.

“Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu, juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...