Sabtu, Juli 4, 2026

Demokrat Sebut Ada Skenario di Balik Survei Kekalahan Anies Baswedan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Politisi Partai Demokrat Benny K Harman menyindir hasil beberapa lembaga survei yang menempatkan calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan berada di posisi bawah.

Dia menuding survei tersebut dibayar untuk membuat skenario mengalahkan Anies Baswedan dalam simulasi tiga bakal capres Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Benny K Harman di akun Twitternya @BennyHarmanID, pada Senin (5/6/2023). 

Baca Juga :  Resmi Mundur dari Gerindra, Sandiaga Uno Titip Sepucuk Surat untuk Prabowo

“Survei pun dibayar utk membenarkan skenario penguasa, skenario utk mengalahlan Anies dgn berbagai cara,” cuit Benny.

Diketahui sejumlah lembaga survei di Indonesia mengumumkan elektabilitas tiga kandidat capres Pemilu 2024

Dalam survei tersebut, elektabilitas Anies Baswedan selalu berada di urutan paling bawah dibandingkan dua capres lainnya yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Baca Juga :  Survei Terkini, Elektabilitas Ganjar Nyungsep Gegara Piala Dunia U-20

Benny K Harman juga menuding sejumlah pengamat dan kalangan intelektual dibayar agar memberi komentar dengan survei yang dilakukan sesuai dengan kehendak penguasa.

“Pengamat dn intelektual juga diberi upah agar memberi komentar yg sejalan dgn kehendak penguasa,” tulisnya.

“Pengusaha dikasih proyek agar dari hasil proyek ada yg disisihkan utk membayar mereka. Apa reasoning utama kaum intelektual, saya tanya misalnya, utk membenarkan pembegalan Partai Demokrat oleh penguasa selain karena mereka mendapat upah utk itu? Ada yg bisa jawab?#RakyatMonitor#,” cuitnya.

Baca Juga :  Dua Pensiunan Jenderal Didapuk jadi Dewan Penasihat Timnas AMIN
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...