Sabtu, Juli 4, 2026

Erick Thohir Butuh Anggaran Rp 260 Miliar untuk Mengelola Timnas

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku telah menetapkan jumlah anggaran guna meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia.

Dia menyebut PSSI membutuhkan anggaran Rp 260 miliar untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia.

Dana sebesar itu, kata dia, sudah termasuk biaya ongkos transportasi tim nasional, membayar para pelatih, kegiatan latihan, serta mengelola tim nasional.

Baca Juga :  Erick Thohir Ungkap Dorongan Jokowi Sukseskan Piala Dunia U-17

“Kami sudah memperhitungkan sebesar Rp 260 miliar target anggaran. Ini semua akan terbuka pada waktunya, yang mana costnya dan berapa pendapatannya,” ujar Erick dalam jumpa pers peluncuran tiket pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Argentina, Senin (29/5/2023).

PSSI, kata dia, jangan terus menerus rugi atau dibiarkan merugi.

PSSI tidak boleh merugi baik dalam hal prestasi maupun dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga :  Survei Terbaru Indikator Politik: Elektabilitas Erick Thohir Naik Tajam, Beda dengan Ridwan Kamil

“Kita harus biasakan PSSI punya strategic planning yang tepat. Seperti pada FIFA matchday, ini harus diyakini tidak hanya membawa prestasi nasional, tetapi juga untuk keuangan yang baik,” kata dia.

“Dengan pendapatan tiket yang affordable, baik pemasukan dari media, hingga sponsor, saya rasa target bisa ada profit. Supaya jangan dibiasakan tidak bisa membawa pertandingan besar lagi. Nanti jadi kapok kalau merugi. Hanya akan jadi mimpi,” sambungnya.

Baca Juga :  Ini Pernyataan Lengkap Erick Thohir Setelah Gagal Lobi Presiden FIFA

Erick menegaskan pertandingan yang mendatangkan tim kuat dunia, maupun tim-tim negara lain telah diperhitungkan biaya dan manfaatnya.

Termasuk di antaranya dalam menetapkan harga tiket yang ditetapkan setelah dilakukan survei.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...