Aliansi.co,Jakarta- Rencana nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan dipastikan batal.
Agenda yang sedianya digelar pada Senin (20/7/2026) itu dibatalkan menyusul adanya kabar duka dari keluarga Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho.
Menurutnya, pembatalan dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas musibah yang tengah dialami keluarga Wali Kota.
“Info terakhir nobar dibatalkan,” ujar Ali Murtadho, Minggu (19/7/2026).
Meski demikian, pembatalan nobar bersama tidak mengurangi antusiasme Ali untuk menyaksikan partai puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Pria yang akrab disapa Bang Aldo itu mengaku tetap akan menonton laga final bersama keluarganya di rumah.
Baginya, pertandingan final Piala Dunia merupakan momen istimewa yang hanya hadir sekali dalam empat tahun sehingga sayang untuk dilewatkan.
Ali pun mengaku sejak awal turnamen telah menjatuhkan pilihannya kepada Spanyol sebagai calon juara dunia.
Bahkan, ia sudah membeli jersey La Roja yang akan dikenakannya saat menyaksikan pertandingan.
“Dari awal saya jagokan Spanyol,” katanya.
Menurut Ali, peluang Spanyol mengangkat trofi lebih besar karena memiliki kedalaman skuad yang merata.
Tim besutan Luis de la Fuente tidak hanya mengandalkan satu pemain, melainkan diperkuat sederet bintang yang mampu menjadi pembeda di setiap lini.
Ia menyebut nama-nama seperti Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, Fabian Ruiz hingga Mikel Merino sebagai kekuatan utama Spanyol di turnamen kali ini.
Selain kualitas individu, Ali menilai permainan kolektif menjadi senjata utama La Roja.
“Spanyol punya permainan tim yang sangat baik. Organisasi pertahanannya disiplin dan lini belakangnya juga solid,” ujarnya.
Meski lebih mengunggulkan Spanyol, Ali mengingatkan bahwa Argentina tetap merupakan lawan yang sangat berbahaya.
Kehadiran Lionel Messi sebagai motor serangan sekaligus top skor turnamen membuat Tim Tango memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Tak hanya itu, Argentina juga memiliki mental juara setelah berpengalaman tampil di partai final.
Di bawah mistar, Emiliano MartÃnez dinilai menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia, terutama dalam menghadapi adu penalti.
Karena itu, Ali memperkirakan duel final akan berlangsung ketat.
Namun, keyakinannya terhadap Spanyol tetap tidak berubah.
“Prediksi saya 2-1 untuk Spanyol,” pungkasnya.
