Selasa, September 1, 2026

Heboh Temuan 16 Siswa SMP di Jaktim Terpapar HIV, Diduga Gegara Ikut Balapan Motor

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Heboh temuan 16 siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta Timur yang terdeteksi mengidap HIV.

DPRD DKI Jakarta menyebut temuan ini sebagai alarm bagi seluruh pihak karena para siswa yang terpapar sebagian besar masih berusia di bawah 17 tahun.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengungkapkan, berdasarkan penelusuran yang dilakukannya, para pelajar tersebut diduga terjerumus ke dalam pergaulan berisiko setelah bergabung dengan geng balap motor dan lingkungan pertemanan yang negatif.

“Mereka masih di bawah 17 tahun. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Justin dalam keterangannya melalui kanal resmi DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (10/6/2026).

Baca Juga :  Pria Berseragam Loreng Viral Tendang Pemotor Emak-emak Terungkap, Ternyata Anggota TNI Berpangkat Praka

Ia menjelaskan, keterlibatan dalam komunitas balap motor liar menjadi pintu masuk para remaja mengenal lingkungan pergaulan yang kemudian berkembang ke perilaku berisiko.

“Waktu saya gali kenapa, ya mereka ikutan geng balap-balapan motor, modifikasi motor, saling berhubungan, bertukar pacar, dan lain sebagainya sampai bisa terjangkit HIV,” ujarnya.

Menurut Justin, temuan di satu sekolah tersebut merupakan fenomena “gunung es” yang menandakan persoalan sosial remaja kemungkinan jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan.

Baca Juga :  Ratusan Advokat Muda Ramaikan Fun Run Peradi YLC Pusat

Karena itu, ia meminta pemerintah, sekolah, dan keluarga menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap anak.

“Temuan di satu sekolah saja sudah cukup menjadi alarm bagi pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk memperkuat pengawasan terhadap anak,” tuturnya.

Justin menilai penanganan persoalan itu tidak cukup hanya melalui pendidikan di sekolah.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus ke lingkungan yang berisiko.

Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal apabila keluarga tidak menjalankan fungsi pembinaan.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Bentuk Tim Survei Teknis Usulan Musrenbang, Begini Arahan Wali Kota Munjirin

Bahkan, ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi penerima bantuan sosial yang terbukti mengabaikan tanggung jawab dalam mendidik dan mengawasi anak.

“Lagi-lagi orang tua harus terlibat. Orang tua yang abai untuk memastikan anaknya jadi warga DKI Jakarta yang baik, saya kira mereka tidak pantas untuk keluarganya menerima bantuan sosial dalam bentuk apa pun,” kata dia.

“Jadi, ini harus didorong kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,” tegas Justin,” sambungnya. Adr

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...