Selasa, September 1, 2026

Hercules Minta Maaf kepada Kombes Hengki-Kapolda Metro Jaya dan Kapolri, Ada Apa Ya?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Beredar di media sosial video permintaan maaf dari Rosario de Marshal atau Hercules kepada pihak kepolisian.

Hercules menyampaikan permohonan maafnya kepada Kombes Hengky Haryadi, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolri. Ada apa ya?

Video permohonan maaf Hercules salah satunya diunggah akun Twitter @AmpuhJari.

Pada video permintaan maafnya yang terpantau Selasa (6/6/2023), Hercules menyebutkan bahwa ada kesalahpahaman dari informasi yang didapatkannya.

Sehingga ia secara spontanitas melontarkan perkataan yang kurang baik kepada Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Baca Juga :  Bongkar Muat Sampah di TPU Jeruk Purut Disorot, Dinas LH Diminta Bertindak

“Saya Hercules, pertama mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Pak Hengki atas kemarin kejadian salah paham,” kata Hercules dalam video.

Dirinya mengaku salah paham mendapat berita yang disampaikan orang kepadanya.

Berita yang ditanggapi menyebutkan jika dirinya menjadi target operasi penangkapan Hengki.

“Mengenai orang beri berita ke saya, Pak Hengki katanya ada TO saya, ada target saya. Ternyata tanggapan orang itu salah,” katanya.

“Sampai ke acara saya ada sedikit spontanitas di luar kesadaran. Ya ada saya mengeluarkan kata-kata yang kurang baik. Terima kasih dan mohon maaf juga kepada Pak Kapolri,” sambungnya.

Baca Juga :  Kapolda Metro Ingatkan Tidak Ada Negosiasi hingga 86 dalam Operasi Patuh Jaya 2023

Atas kesalahpahaman itu, Hercules juga menyampaikan permohonan maafnya kepada Kapolda Metro Jaya.

“Mohon maaf juga kepada Pak Kapolda Metro Jaya, dan minta maaf sebesar-besarnya. Mudah-mudahan ke depannya akan lebih baik,” ujarnya.

Dalam video lainnya ditampilkan saat Hercules menggelar syukuran ulang tahun ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (3/6/2023).

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Minta Maaf AC Gedung Blok A Belum Berfungsi Usai Trafo Terbakar

Di depan sekitar 5000 anggota GRIB Jaya, Hercules membahas soal banyak hal.

Mulai menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024 hingga dirinya yang diintimidasi Kombes Hengki Haryadi.

Hercules sempat mengeluhkan soal intimidasi tersebut dan diancam akan kembali dijebloskan ke penjara.

Hercules pun bingung, sebab dia merasa tidak berbuat salah.

Karenanya ia akan melaporkan Kombes Hengki Haryadi ke Kapolri dan Kapolda Metro Jaya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...