Sabtu, Oktober 3, 2026

Indonesia Hanya Dapat Sanksi Ringan dari FIFA, Pemain Timnas U-22 Gelar Syukuran

WIB

Aliansi.co, Jakarta— Timnas Indonesia U-22 mengadakan buka bersama dan syukuran menyambut sanksi ringan dari FIFA di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (7/4/2023).

Syukuran ini sebagai bentuk syukur lantaran Indonesia tidak diberikan sanksi berat apalagi banned.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menyebut, dirinya, para pemain dan pecinta bola Indonesia sebelumnya khawatir FIFA memberikan sanksi berat.

Terlebih, Indonesia pernah di banned FIFA pada 2015 silam.

“Saya, tim dan Pak Endri mewakili PSSI, bersyukur kita tidak jadi disanksi oleh FIFA. Kenapa? kita sudah punya pengalaman di 2015, kita disanksi dan semua kegiatan internasional pertandingan-pertandingan tak bisa dilaksanakan, termasuk kompetisi yang ada di rencana PSSI,” kata Indra Sjafri.

Baca Juga :  Bungkam Filipina dan Myanmar, Erick Thohir Ingatkan Tim U-22 Tidak Jemawa

Indra menyebut, saat ini Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhannya kembali fokus menjalani persiapan guna tampil di SEA Games 2023 Kamboja.

“Oleh sebab itu kami malam ini berinisiatif, melakukan syukuran khususnya tim SEA Games. kenapa? kami tak bisa bayangkan, ini tim sudah dibentuk dari 1 Maret dan sudah hampir satu bulan. Alhamdulillah tadi malam, kita dapat berita langsung dari Ketum PSSI bahwa kita tidak diberikan sanksi berat dan kita masih bisa mengikuti pertandingan-pertandingan internasional, khususnya SEA Games,” sambungnya.

Baca Juga :  Stadion Manahan jadi Lokasi Semifinal dan Final Piala Dunia U-17, FIFA Turun Cek Lokasi

Dalam kegiatan ini, skuad Timnas U-22 juga melakukan video call dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang bersiap kembali ke Indonesia usai bertemu FIFA di Eropa.

Erick berharap kejadian ini jadi pelecut agar Timnas Indonesia kedepan semakin berprestasi.

Terdekat, Erick ingin skuad Garuda bisa meraih prestasi tertinggi di SEA Games 2023 Kamboja.

Baca Juga :  Viral Kiper Argentina Martinez Bawa Bantal Bekas Hotel Pulang Kampung

“Tentu saya berharap dengan kesempatan yang diberikan hari ini dan di masa-masa yang akan datang, kita harus serius menyiapkan Timnas kita dan saya rasa ini jadi penting untuk kita wujudkan bahwa prestasi kita membanggakan nyata bukan hanya pola pikir yang harus dibentuk tapi hasil nyata, kita ingin mengibarkan bendera merah putih di mancanegara,” kata Erick.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...