Sabtu, Oktober 3, 2026

Malam Berdarah di Desa Kasikan, Ketua Serikat Pekerja Dibacok Secara Brutal hingga Tewas

WIB

Aliansi.co, Kampar- Warga Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan insiden tragis yang merenggut nyawa Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) setempat bernama Suryono.

Ia ditemukan tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin malam (18/8/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kantor SPTI Desa Kasikan, saat korban tengah tertidur.

Serangan dilakukan secara brutal, menyebabkan luka bacok parah di bagian paha kiri belakang.

Baca Juga :  Misteri Mahasiswa Unnes yang Meninggal Tak Wajar, Sempat Mengigau Minta Tolong...

Suryono sempat mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tandun.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Saksi mata yang juga rekan korban, Rendi Marbun, mengungkapkan detik-detik sebelum korban kehilangan kesadaran.

“Dia sempat minta tolong dibawa ke rumah sakit. Lalu saya langsung mencari bantuan tetangga bawa dia ke rumah sakit,” ujar Rendi kepada wartawan, dikutip Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Geger Jeruk Bali Bergambar Wali Songo di Jepara, Sudah Ditawar Rp 1 Miliar

Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Tapung Hulu segera bergerak ke lokasi.

Tim yang turun ke lapangan di antaranya Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini,  Bhabinkamtibmas Bripka Jasman Heri, dan Babinsa Desa Kasikan Serma A.Y. Zalukhu.

Ipda Zulkarnaini menyatakan, pihaknya tengah mendalami insiden ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Baca Juga :  Kisah Pelarian Taufik Hidayat hingga Ditangkap di Majalaya, Sempat Takut dan Bingung di Tangerang

“Perkembangan akan kami sampaikan. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi awal yang beredar di masyarakat, sempat muncul dugaan bahwa insiden berdarah ini berkaitan dengan konflik antar kelompok bongkar muat pupuk.

Namun pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi motif tersebut.

“Kami belum bisa memastikan motif di balik penyerangan ini. (Pelaku) masih terus kami dalami,” kata Ipda Zulkarnaini. (MPG)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...