Sabtu, Juli 4, 2026

Malam Berdarah di Desa Kasikan, Ketua Serikat Pekerja Dibacok Secara Brutal hingga Tewas

WIB

Aliansi.co, Kampar- Warga Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan insiden tragis yang merenggut nyawa Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) setempat bernama Suryono.

Ia ditemukan tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin malam (18/8/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kantor SPTI Desa Kasikan, saat korban tengah tertidur.

Serangan dilakukan secara brutal, menyebabkan luka bacok parah di bagian paha kiri belakang.

Baca Juga :  Gorong-gorong Bermasalah, Warga Nusa Loka Nantikan Janji Peninjauan Lapangan Anggota DPRD Tangsel

Suryono sempat mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tandun.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Saksi mata yang juga rekan korban, Rendi Marbun, mengungkapkan detik-detik sebelum korban kehilangan kesadaran.

“Dia sempat minta tolong dibawa ke rumah sakit. Lalu saya langsung mencari bantuan tetangga bawa dia ke rumah sakit,” ujar Rendi kepada wartawan, dikutip Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Terduga Pembunuh Nus Kei Diterbangkan ke Ambon, Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Tapung Hulu segera bergerak ke lokasi.

Tim yang turun ke lapangan di antaranya Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini,  Bhabinkamtibmas Bripka Jasman Heri, dan Babinsa Desa Kasikan Serma A.Y. Zalukhu.

Ipda Zulkarnaini menyatakan, pihaknya tengah mendalami insiden ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Baca Juga :  Bidik Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah, Kejati Banten Geledah Kantor DLH Tangsel

“Perkembangan akan kami sampaikan. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi awal yang beredar di masyarakat, sempat muncul dugaan bahwa insiden berdarah ini berkaitan dengan konflik antar kelompok bongkar muat pupuk.

Namun pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi motif tersebut.

“Kami belum bisa memastikan motif di balik penyerangan ini. (Pelaku) masih terus kami dalami,” kata Ipda Zulkarnaini. (MPG)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...