Sabtu, Oktober 17, 2026

OTT Serempak di Jaktim, Pembuang Sampah Sembarangan Jadi Sasaran

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bakal menggelar  pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) secara serempak terhadap warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mengatakan OTT perlu dilakukan secara merata, terutama di lokasi-lokasi yang selama ini menjadi titik rawan pembuangan sampah liar.

“OTT bagi warga yang terbukti membuang sampah sembarangan perlu dilakukan secara merata,” kata Munjirin, Jumat (28/8/2026).

Menurut Munjirin, pengawasan menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan tren positif pengurangan timbulan sampah di Jakarta Timur.

Berdasarkan evaluasi, rata-rata timbulan sampah harian pada periode Mei hingga Juli 2025 berada di kisaran 1.900 hingga 2.400 ton per hari.

Angka tersebut berhasil ditekan pada periode yang sama pada 2026 menjadi rata-rata 1.371,43 ton per hari.

Baca Juga :  Kejaksaan Geledah Kantor Dinas Kebudayaan Jakarta, Cari Bukti Kasus Korupsi Anggaran Rp150 M

Sehingga terjadi penurunan timbulan sampah hingga 865,57 ton per hari.

Meski demikian, Pemkot Jakarta Timur masih menemukan sejumlah persoalan di lapangan.

Salah satunya masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan serta tempat usaha yang belum menerapkan pemilahan sampah.

Munjirin meminta setiap lurah memetakan lokasi yang rawan menjadi titik pembuangan sampah.

Pemetaan diperlukan untuk menentukan lokasi yang membutuhkan pengawasan lebih ketat.

Terlebih, kata dia, terdapat sejumlah titik yang kerap digunakan untuk membuang sampah oleh warga dari luar wilayah.

“Setiap lurah juga saya minta memetakan lokasi rawan tumpukan sampah, terutama kelurahan yang sering kali dipicu oleh warga dari luar wilayah,” ujarnya.

Baca Juga :  Kurangi Beban Bantargebang, DLH Ajak Warga Ikut Atasi Masalah Sampah Jakarta

Untuk memperkuat pengawasan, lurah diminta mendirikan posko penjagaan di lokasi-lokasi tersebut.

Petugas Satpol PP dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dapat dilibatkan untuk melakukan pemantauan.

Pengawasan juga diharapkan melibatkan pengurus RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta tokoh masyarakat setempat.

Munjirin meyakini kehadiran petugas di lokasi rawan dapat membuat warga berpikir ulang untuk membuang sampah sembarangan.

“Saya yakin jika adanya penjagaan seperti itu membuat warga yang ingin membuang sampah, karena adanya petugas menjadi takut, dan harapannya di kemudian hari tidak melakukan hal yang sama kembali,” tandasnya.

Di sisi lain, Munjirin juga mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilahan sejak dari rumah.

Berdasarkan data Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, sebanyak 702.150 warga atau setara 175.537 kepala keluarga (KK) telah aktif memilah sampah dari rumah.

Baca Juga :  DPRD Soroti Rangkap Jabatan Pelaksana Tugas di Pemprov DKI Jakarta

Munjirin meminta jajaran kecamatan dan kelurahan terus mengintensifkan sosialisasi agar kebiasaan tersebut diterapkan secara menyeluruh.

Sosialisasi tidak hanya ditujukan kepada masyarakat di permukiman, tetapi juga sektor usaha.

Munjirin smenyoroti masih adanya restoran yang belum optimal melakukan pemilahan sampah.

“Masih melihat ada restoran yang belum melakukan pilah sampah. Saya harapkan Sudin LH untuk melakukan sosialisasi pilah sampah bersama kasatpel di masing-masing kecamatan dan kelurahan,” katanya.

Dia berharap upaya penindakan melalui OTT yang dibarengi sosialisasi dan pengawasan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Saya harapkan adanya perubahan di wilayah Jakarta Timur di bulan berikutnya,” pungkas Munjirin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...