Senin, Agustus 10, 2026

Pengamat Minta Gubernur Pramono Ganti Kadishub DKI yang Sudah Enam Tahun Menjabat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat kebijakan publik Sugiyanto Emik mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno untuk mempertimbangkan pergantian atau rotasi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, yang telah menjabat lebih dari enam tahun tanpa rotasi.

“Saya langsung to the point mengusulkan kepada Gubernur Pramono dan Wakil Gubernur Rano. Usulan saya sederhana, yaitu mempertimbangkan pergantian atau rotasi Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, yang sudah lebih dari enam tahun memegang jabatan,” ujar Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, selama ini tidak banyak pihak yang berani menyampaikan usulan pergantian jabatan Kadishub secara langsung.

Ia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi perlu dilakukan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

“Mungkin tidak ada pihak lain—baik DPRD, ASN, atau pembantu gubernur—yang berani bicara hal ini karena alasan sungkan, enggan, atau ada kepentingan tertentu. Tetapi bagi saya, ini penting demi kepentingan ASN dan tata kelola Pemprov DKI. Tidak ada kepentingan pribadi sama sekali,” tegasnya.

Baca Juga :  Wuih, Pemprov DKI Jakarta Punya Satgas Penangkal Gempa Bumi

Sugiyanto menilai masa jabatan Syafrin yang sudah melampaui enam tahun merupakan alasan kuat untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

Ia menilai rotasi pejabat juga untuk menjaga kesehatan organisasi pemerintah daerah.

“Dalam tata kelola pemerintahan yang sehat, pergantian pejabat strategis seperti Kadishub penting dilakukan untuk penyegaran, menghadirkan energi baru, dan menjaga merit system,” ujarnya.

Ia bahkan memperingatkan potensi munculnya “raja kecil” apabila satu pejabat terlalu lama bercokol di posisi strategis.

“Lamanya masa jabatan berpotensi menciptakan kepemimpinan yang terlalu sentralistik, rawan kolusi, korupsi, dan nepotisme. Ini tidak sehat untuk birokrasi,” kata Sugiyanto.

Ia juga menilai masa jabatan yang terlalu panjang bisa memberi kesan bahwa Pemprov tidak memiliki pejabat lain yang kompeten untuk mengisi posisi tersebut.

Baca Juga :  Disaksikan Wali Kota Jakarta Selatan, Kecamatan Cilandak Deklarasi Pencanangan Wilayah Bebas Korupsi

“Seolah-olah tidak ada pejabat yang mampu menggantikan posisi itu. Jika benar demikian, maka ini masalah serius dalam pembinaan ASN,” katanya.

“Untuk keadilan karier, Syafrin juga perlu mendapat pengalaman eselon II lain, seperti Asisten Sekda atau Asisten Deputi. Rotasi bukan hukuman, tetapi bagian dari pengembangan karier,” sambungnya.

Sugiyanto turut menyinggung anggaran yang dikelola Syafrin selama lebih dari enam tahun menjabat.

Ia menyebut masyarakat berhak mengetahui dampak nyata dari anggaran besar tersebut.

“Syafrin mengelola anggaran triliunan rupiah setiap tahun. Pertanyaannya, apakah dana itu efektif mengurangi kemacetan, mempercepat ERP, atau menyelesaikan masalah angkutan umum?” ujarnya.

Menurutnya, transparansi menjadi keharusan publik.

Sugiyanto optimistis Gubernur Pramono dan Wagub Rano memahami pentingnya rotasi pejabat untuk menjaga dinamika birokrasi.

Baca Juga :  Emplasemen Sampah di TPU Tanah Kusir Akhirnya Ditutup, Sudah Beroperasi Sejak 2014

“Pak Pramono adalah tokoh politik senior yang sangat paham merit system. Bang Doel juga berpengalaman panjang sebagai kepala daerah. Keduanya tahu bahwa rotasi pejabat adalah kebutuhan organisasi, bukan sekadar formalitas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa TNI dan Polri dapat menjadi contoh institusi yang konsisten melakukan rotasi untuk menjaga efektivitas organisasi.

Sugiyanto meminta Gubernur Pramono dan Wagub Rano untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kadishub.

“Semua aspek harus dinilai: teknis, inovasi, manajemen anggaran, hingga kepemimpinan. Dengan begitu, keputusan apa pun yang diambil tetap objektif, kredibel, dan demi kebaikan publik,” ujar Sugiyanto.

Ia menegaskan bahwa rotasi Kadishub bukanlah sekadar pergantian individu, tetapi bagian dari penyegaran birokrasi DKI Jakarta.

“Rotasi ini akan menghadirkan energi baru, memperkuat merit system, membuka peluang regenerasi, dan membuat kebijakan transportasi lebih modern, adaptif, dan responsif,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...

Maling Congkel Jendela Rumah Warga Gandaria Utara, Laptop-HP hingga Uang Digondol

Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku menggondol laptop, telepon...

“Dia Pegang-pegang Saya”, Awal Mula Cekcok yang Berujung Mutilasi di Depok

Aliansi.co,Jakarta- Pengakuan Saepullah (26) mengungkap awal mula pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di sebuah kontrakan di Jalan Belimbing, Cipayung, Kota Depok. Kepada penyidik, Saepullah...

Bau Menyengat Ungkap Misteri Mayat Dalam Karung di Depok, Awalnya Disangka Sampah

Aliansi.co, Depok – Misteri karung putih yang tergeletak selama beberapa hari di sebuah tanah lapang di Jalan Raya Kav, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,...

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...