Rabu, Agustus 19, 2026

Jaga Jakarta Bersih, Begini Cara Pemkot Jaksel Tangani Sampah Rumah Tangga

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terus menggencarkan upaya penanganan sampah dari sumbernya melalui Gerakan “Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah”.

Langkah ini difokuskan pada pengelolaan sampah organik rumah tangga agar tidak menumpuk dan berdampak pada lingkungan.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho menegaskan, penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari hulu, yakni dari rumah tangga masing-masing.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah sejak dari meja makan menjadi kunci utama.

“Upaya yang kami lakukan adalah edukasi kepada masyarakat yang dibarengi dengan aksi langsung, sehingga persoalan sampah di Jakarta dapat segera teratasi,” ujar Ali Murtadho saat dihubungi, Jumat (8/5/2025).

Baca Juga :  165 ASN Satpol PP Diduga Bermain Judi Online, Kasatpol PP DKI: Sudah Cukup, Cukup

Ia menjelaskan, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan telah menggalakkan berbagai program pengolahan sampah organik, di antaranya melalui sistem biopori jumbo dan teba modern.

Teba modern merupakan inovasi pengolahan sampah organik rumah tangga berupa lubang sedalam dua hingga tiga meter yang diperkuat dengan beton dan ditutup, sehingga berfungsi sebagai komposter alami.

Untuk mengoptimalkan program tersebut, lanjutnya, Pemkot Jakarta Selatan mendorong setiap Rukun Tetangga (RT) memiliki minimal satu lubang biopori jumbo.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Gandeng Ormas dalam Aktivasi HBKB Rasuna Said

Dengan jumlah sekitar 6.000 RT di wilayah Jakarta Selatan, langkah ini dinilai mampu mendukung sistem zero organic waste secara efektif.

“Kantor-kantor pemerintah juga kita imbau semuanya lakukan hal yang sama. Bagi lingkup RT, saya rasa dengan semangat gotong royong yang baik dan masyarakat memahami terkait permasalahan sampah, mereka akan melakukannya,” ucapnya.

Selain fokus pada pengelolaan sampah, Pemkot Jakarta Selatan juga menyoroti kebersihan dan ketertiban menjelang momen Idul Adha.

Ali Murtadho menegaskan penjual hewan kurban dilarang menggunakan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum), seperti trotoar, sebagai lokasi berjualan.

Baca Juga :  Kurangi Beban Bantargebang, DLH Ajak Warga Ikut Atasi Masalah Sampah Jakarta

“Mengenai teknis penjualan, kami tidak ingin sarana publik seperti trotoar dan fasilitas lainnya digunakan oleh para penjual hewan kurban. Sebab, nantinya akan berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” kata pria yang akrab disapa Aldo ini.

Melalui kombinasi edukasi, inovasi pengolahan sampah, dan penegakan aturan, Aldo berharap gerakan ini mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan.

“Konsep ini akan berkelanjutan sebagai perwujudan program Jaga Jakarta Bersih,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...